EQUATOR-TV, TARAKAN – Kabut asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah perairan Kalimantan Utara (Kaltara) membuat jarak pandang menurun. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan bagi nelayan maupun pengguna transportasi air.
Menyikapi kondisi tersebut, personel Ditpolairud Polda Kaltara bersama Satpolairud Polres/Ta jajaran meningkatkan kewaspadaan dengan memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat pesisir.
Imbauan disampaikan saat personel melaksanakan patroli dan sambang pesisir di kawasan Juata Laut, Tarakan, pada Rabu (9/9/2026).
Para nelayan dan pengguna jasa transportasi perairan diminta tidak memaksakan diri melaut apabila jarak pandang sudah tidak memungkinkan untuk beraktivitas secara aman.
“Kita mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi air supaya lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri beraktivitas apabila jarak pandang sudah sangat terbatas,” ujar Bripka Indra,
Menurutnya, apabila aktivitas di perairan tetap harus dilakukan, masyarakat diminta mengurangi kecepatan kapal dan meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan kapal lain maupun objek di sekitar perairan.
Selain itu, seluruh perlengkapan keselamatan wajib dipastikan dalam kondisi siap digunakan. Diantaranya life jacket, alat komunikasi, lampu navigasi, serta peralatan keselamatan lainnya.
Personel Polairud juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi perairan sebelum bertolak.
Jika jarak pandang semakin menurun akibat kabut asap, nelayan diminta segera mencari lokasi yang aman dan tidak melanjutkan perjalanan.
Kondisi jarak pandang yang terbatas dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko tabrakan maupun kecelakaan di perairan, terutama bagi kapal atau perahu yang beraktivitas dengan kecepatan tinggi.
Ditpolairud Polda Kaltara menegaskan, keselamatan masyarakat di wilayah perairan menjadi prioritas.
Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk melakukan patroli, tetapi juga memberikan edukasi dan langkah pencegahan guna meminimalkan potensi kecelakaan laut.
Dengan imbauan tersebut, masyarakat pesisir diharapkan lebih mengutamakan keselamatan dan tidak mengambil risiko saat kondisi perairan diselimuti kabut asap.(*)








