EQUATOR-TV, REQnews – Salah satu perangkat yang merupakan bagian dari ponsel, yang sering dibajak dan dijual layaknya original, adalah charger atau pengisi daya. Termasuk yang digunakan untuk iPhone.
Charger bajakan atau palsu jelas berbahaya bagi ponsel, seperti dapat mengakibatkan masalah kelistrikan sampai terbakar. Apalagi, terkadang sulit dibedakan dengan yang asli, dan sudah banyak yang tertipu.
Mengutip Express, Rabu 7 September 2022, insinyur keamanan produk Electrical Safety First di Inggris, Giuseppe Capanna menyebut, produk palsu mengancam kondisi iPhone dan penggunanya.
Investigasi yang dilakukan oleh Electrical Safety First (ESF) menemukan bahwa 98 persen kabel Apple palsu membahayakan konsumen. Namun, ia juga menjelaskan bahwa ada tiga cara mengetahui bahwa charger yang dimiliki pengguna asli atau tidak.
Berikut penjelasannya.
1. Kemasan dan Kabel
Capanna mengatakan, aksesori seperti charger dari pihak ketiga yang sudah disertifikasi, memiliki lencana MFi Apple pada kemasannya. Anda akan menemukan tulisan ‘Dibuat untuk iPod, iPhone dan iPad’. Kemudian kabel Lightning ke USB Apple juga memiliki ‘Dirancang oleh Apple di California’ dan ‘Dirakit di Cina’, ‘Dirakit di Vietnam’ atau ‘Indústria Brasileira’ pada kabel sekitar tujuh inci dari konektor USB.
Selanjutnya, yang terpenting adalah adanya 12 digit nomor seri di akhir teks tersebut.
2. Steker
Jika kamu menemukan chargermu begitu tipis dan ringan di tangan, waspadalah.
Anda dapat menguji pin steker untuk mengetahui tanda-tanda produk itu palsu atau tidak. Menurut Capanna, pengujian ESF menunjukkan pin pada colokan palsu sering kali jauh lebih lemah daripada yang asli, biasanya karena mereka adalah plastik berlubang berlapis logam, dibandingkan dengan logam padat.
Ia menjelaskan caranya, adalah dengan menjentikkan pin steker dan mendengarkan suara yang dihasilkannya.
“Steker asli akan terdengar dan terasa kokoh, sedangkan produk palsu akan mengeluarkan bunyi ‘plastik’ dan terasa hampa,” kata Capanna.
3. Berat, Bentuk, dan Dimensi
Produk palsu terkadang lebih ringan dari produk Apple resmi, sementara pinnya bisa saja salah ukuran atau bentuknya. Pengisi daya baterai harus memiliki berat sekitar 40 gram. Pin steker pada pengisi daya Apple palsu bisa lebih besar atau lebih kecil dari yang asli, atau ditempatkan di tempat yang berbeda.***
Disadur dari www.reqnews.com












