Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

PBB Ungkap Data Perbudakan Terbaru, Masih Ada Kerja Paksa dan 50 Juta Orang Jadi Korban

September 13, 2022
1 min read
Ilustrasi perbudakan

Ilustrasi perbudakan

Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR-TV, REQnews – Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) PBB membuka data perbudakan masa kini yang masih terjadi dan korbannya mencapai nyaris 50 juta orang di seluruh dunia.

Kasus-kasus perbudakan juga melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2016 hingga saat ini, jumlah orang yang terkerangkeng perbudakan dengan model kerja paksa mencapai 27,6 juta orang.

Baca Juga

Aksi Tanam Pohon Hutan Gunung Selatan, Jadi Upaya Mitigasi Iklim

Aksi Tanam Pohon Hutan Gunung Selatan, Jadi Upaya Mitigasi Iklim

June 14, 2026
Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi

Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi

June 12, 2026

Sementara perbudakan dengan model pernikahan paksa, yang korban termasuk anak-anak, mencapai angka 22 juta orang.

ILO dalam pernyataan terbarunya, seperti dikutip Senin 12 September 2022 mengatakan, perbudakan dan kemiskinan ekstrem ini disebabkan konflik bersenjata, perubahan iklim sampai dampak akibat pandemi Covid-19.

Perbudakan model kerja paksa ditemukan paling banyak di negara-negara yang justru masyarakatnya berpenghasilan menengah ke atas bahkan tinggi. Kelompok paling rentan adalah para migran.

Salah satu negara yang termasuk menyumbang perbudakan tersebut adalah Qatar. Negara ini yang telah menghadapi tuduhan pelanggaran hak-hak buruh yang meluas terkait dengan para migran yang bekerja di sana menjelang Piala Dunia FIFA yang akan dimulai pada November.

Kemudian, di Cina, ILO juga mengungkap kekhawatirannya akan kerja paksa yang terus terjadi, apalagi diperkuat dengan laporan komisaris HAM PBB akhir Agustus 2022 lalu.

Laporan badan PBB itu menyatakan pelanggaran hak asasi manusia yang serius telah dilakukan di Cina. Penahanan masyarakat Uighur dan Muslim lainnya di Xinjiang dapat merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, meskipun pemerintah Cina membantahnya dengan keras.***

Disadur dari www.reqnews.com

https://www.reqnews.com/read/news/54351/pbb-ungkap-data-perbudakan-terbaru-masih-ada-kerja-paksa-dan-50-juta-orang-jadi-korban

Post Views: 39
Tags: kerja paksaPBBPERBUDAKAN

Berita Terbaru

Aksi Tanam Pohon Hutan Gunung Selatan, Jadi Upaya Mitigasi Iklim

Aksi Tanam Pohon Hutan Gunung Selatan, Jadi Upaya Mitigasi Iklim

June 14, 2026
Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi

Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi

June 12, 2026
Pemprov Kaltara-TVRI Gelar Nobar Gratis, Gubernur Ajak Warga Nikmati Piala Dunia

Pemprov Kaltara-TVRI Gelar Nobar Gratis, Gubernur Ajak Warga Nikmati Piala Dunia

June 12, 2026
REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Aksi Tanam Pohon Hutan Gunung Selatan, Jadi Upaya Mitigasi Iklim
Berita

Aksi Tanam Pohon Hutan Gunung Selatan, Jadi Upaya Mitigasi Iklim

June 14, 2026
Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi
Advetorial

Menuju Pemerintahan Lebih Terbuka, KI Kaltara Perluas Jangkauan Evaluasi

June 13, 2026
Pemprov Kaltara-TVRI Gelar Nobar Gratis, Gubernur Ajak Warga Nikmati Piala Dunia
Advetorial

Pemprov Kaltara-TVRI Gelar Nobar Gratis, Gubernur Ajak Warga Nikmati Piala Dunia

June 12, 2026
Kaltara Siapkan Jalur Kereta Api Pertama, Terhubung Hingga Negara Tetangga
Advetorial

Kaltara Siapkan Jalur Kereta Api Pertama, Terhubung Hingga Negara Tetangga

June 12, 2026
Tak Hanya Lomba, Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 Cari Bibit Atlet Unggul
Advetorial

Tak Hanya Lomba, Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 Cari Bibit Atlet Unggul

June 12, 2026
Estafet Kepemimpinan PLN UIP KLT, Basuki Widodo Serahkan Amanah ke Dewanto
Advetorial

Estafet Kepemimpinan PLN UIP KLT, Basuki Widodo Serahkan Amanah ke Dewanto

June 12, 2026
Next Post
Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Tewasnya Santri Gontor Asal Palembang

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV