EQUATOR.TV, REQnews – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkap banyaknya kecurangan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT).
Hal tersebut didapatkannya dari sejumlah laporan. Ia kemudian membentuk tim khusus yang bertugas menyelidiki dugaan kecurangan tersebut.
“Banyak sekali. Kita Sedang menyusun tim, (modusnya) ada yang dipotong, ada yang sengaja salah sasaran. Macam macam,” kata pria yang akrab disapa Emil ini, Senin 19 September 2022.
Sebelumya, Pemprov Jawa Barat menganggarkan sekitar Rp 100 miliar untuk pengendalian inflasi. Anggaran itu dibagi Rp 50 miliar untuk bantuan tidak langsung seperti menggelar operasi pasar murah, lalu Rp 50 miliar lainnya untuk disalurkan langsung kepada masyarakat yang menjadi sasaran.
Penyalurannya dilakukan selama empat bulan. Adapun warga yang menjadi sasaran menerima Rp 150 ribu setiap bulan, atau total Rp 600 ribu.
“Mumpung bulan pertama, dari empat bulan. kita lakukan evaluasi. Dan di era digital gampang, laporan tinggal ditelusuri,” ucapnya.***
Disadur dari www.reqnews.com










