EQUATOR-TV.COM , REQNews.com — Muchael Banner, dekan Trinity College di Cambridge, membuat gaduh dengan berspekulasi bahwa Yesus Kristus kemungkinan ‘transgender’.
Pernyataan itu dibuat Dr Banner saat mendukung pernyataan peneliti junior yang mengklaim bahwa tubuh Yesus Kristus menggabungkan fitur maskulin dan feminin.
Dalam kebaktian Minggu lalu di kapel perguruan tinggi, Joshua Heath — mahasiswa peneliti Cambridge –menampilkan lukisan renaisans dan Abad Pertengahan tentang penyaliban Yesus seraya menegaskan salah satu luka di tubuh putra Mariam itu seperti vagina.
Untuk membuktikan pendapatnya, The Telegraph melaporkan, Heath menggunakan lukisan abad ke-14 Pieta with the Holy Trinity karya Jean Malouel, yang merupakan bagian koleksi Louvre.
Lukisan itu menggambarkan Yesus dengan luka samping. Dari luka ini darah mengalir ke selangkangan.
“Karya-karya ini menyarankan tubuh Yesus Kristus adalah tubuh dari semua tubh, maka tubuh Yesus Kristus adalah tubuh trans,” kata Heath.
Jemaat terkejut. Salah satunya meninggalkan kebaktian seraya menangis. Menurut jemaat itu mengatakan pendapat Heath adalah bid’ah zaman kita.
Dr Banner mengatakan spekulasi itu sah, apakah Anda, saya, atau orang lain, tidak setuju dengan interpretasi itu, mengatakan sesuatu yang lain tentang tradsisi artistik, atau menolak penerapannya pada pertanyaan kontemporer seputar transeksualisme.
Menurut Dr Benner, pendapat itu milik pembicara. “Saya juga tidak akan mengeluarkan undangan kepada seseorang yang saya pikir dengan sengaja berusaha mengejutkan atau menyinggung jemaat, atau berbicara menentang Kekristenan,” katanya.
Pekan lalu, mahasis menggelar aksi protes terhadap kehadiran Profesor Kathleen Stock di Cambridge Union, yang dipaksa mengundurkan diri dari jabatannya di Universitas Sussex tahun 2021 setelah mengatakan manusia tidak dapat mengubah jenis kelamin.
Cendekiawan itu berada di kampus untuk mengekspresikan pandangannya tentang topik kebebasan berbicara, bukan tentang hak-hak transgender.***(08)
Disadur dari www.reqnews.com









