Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si mencanangkan 3 Desa Go Digital dan 5 Desa Wisata dalam kegiatan sosialisasi strategi pelayanan publik di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati pada Selasa (30/5).
Desa Long Peso, Long Buang dan Long Pelban dilaunching sebagai Desa Go Digital, kemudian Desa Panca Agung, Desa Ardi Mulyo, Desa Tanah Kuning, Desa Mangkupadi dan Desa Sajau dicanangkan sebagai Desa Wisata.
“Saya sangat mengapresiasi pencanangan ini sebagai wujud sinergi yang kuat perangkat daerah dalam berbagai program pembangunan,” ucap Bupati.
Desa Go Digital dan Desa Wisata dicanangkan masing-masing melalui proyek perubahan pejabat eselon II Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian serta Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Bulungan.
Disebutkan, launching atau peluncuran proyek perubahan 3 Desa Go Digital selaras dengan salah satu dari 15 program prioritas Kabupaten Bulungan yaitu Desa Pintar Desa Digital, yang dapat bermanfaat untuk menghilangkan kesenjangan teknologi di desa.
Begitu pula pencanangan Desa Wisata selaras dengan beberapa program prioritas di Bulungan, yaitu Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal serta Desa Inovatif.
Diterangkan, melalui Desa Pintar Desa Digital, selain untuk menghilangkan kesenjangan teknologi antara desa dan kota, ke depannya berbagai layanan akan tersedia dalam satu platform tidak terkecuali sebagai media promosi usaha yang dimiliki masyarakat desa sehingga mampu menjangkau pasar lebih luas.
Hal ini tentu akan memengaruhi citra positif terhadap desa itu sendiri.
Kemudian desa-desa yang ada di Bulungan diharapkan dapat mengubah wajah yang selama ini hanya berpotensi pertanian, perkebunan dan maupun perikanan untuk disulap menjadi perdesaan yang bertransformasi menjadi desa agrowisata sehingga akan membentuk dua sektor pemasukan, yaitu dari sisi pertanian dan sisi pariwisatanya.
“Insya Allah dalam waktu dekat ini Desa Tanah Kuning juga akan dikunjungi Tim Penilai dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, yang artinya sudah masuk radar kementerian dan akan menjadi desa wisata tahun 2023, ini patut kita syukuri dan tentunya masih banyak hal yang harus kita benahi,” ungkap Bupati.
Ditambahkan, desa digital diharapkan mendukung mempromosikan desa wisata baik secara online maupun offline agar dapat mengangkat potensi perekonomian masyarakat desa.*** (ETV-02)










