EQUATOR TV-MARATUA – Pulau Maratua, Kabupaten Berau-Kalimantan Timur menjadi sasaran berikutnya bagi Direktorat Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan (PSDKP) Tarakan, sebagai target kegiatan sosialisasi Destructive Fishing, pada Selasa pagi (07/05/2024).
Sosialisasi yang menyasar siswa-siswi SMA Negeri 9, yang terletak di salah satu pulau terluar Indonesia ini, dikemas dalam program “PSDKP Mengajar”, yang menjadi salah satu program unggulan Kementrian Kelautan Dan Perikanan melalui Stasiun PSDKP Tarakan.
Program edukasi tentang pentingnya membangun kesadaran sejak dini berkenaan dengan Destructive Fishing ini, diberikan guna menghindari praktik-praktik penggunaan alat peledak, racun maupun strum untuk penangkapan ikan pada generasi mendatang, sebagaimana disampaikan Kepala Stasiun PSDKP Tarakan – Johanis J.Medea, S.St.Pi.
Program “PSDKP Mengajar” menyasar siswa-siswi SMP dan SMA, karena merekalah nanti yang dianggap akan melanjutkan misi penyelamatan terhadap ekosistem laut di masa datang.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Berau-Drs.Sarwan, M.Pd, yang menyambut baik kunjungan PSDKP Tarakan ke sekolah ini, guna memberikan pemahaman dan edukasi pada siswa-siswi didiknya, tentang pentingnya pelestarian lingkungan laut khususnya di kepulaan Maratua.
Melalui aksi kali ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar, tentang menjaga sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.









