EQUATOR-TV, TARAKAN Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara melakukan kegiatan Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Provinsi Kalimantan Utara, pada Selasa pagi (16/07/2024), bertempat di meeting room Hotel Royal, Tarakan-Kalimantan Utara.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara-Bapak Mohtari, S.Pt., MM, Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan Dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Nunukan-Mohammad Irfan, serta perwakilan Dinas Pertanian Kota / Kabupaten di Kaltara, serta para pengusaha lainnya.
Mohammad Irfan selaku narasumber kegiatan ini, dalam paparannya menjelaskan, “Peran DJP dalam Peningkatan Pendapatan Daerah yaitu melalui Pengawasan Kepatuhan Perpajakan Sektor Perkebunan (Kelapa Sawit). Mengapa sektor perkebunan kelapa sawit menjadi fokus DJP ? Hal ini dikarenakan perkebunan kelapa sawit itu usaha yang dinilai stabil, padat dan sustainable”, ujarnya.
Dari data Dinas Pertanian, DJP mendapati adanya beberapa wajib pajak yaitu pengusaha kelapa sawit yang memperlihatkan selisih yang cukup besar dari data luas lahan, hasil panen yang didaftarkan
ke Dinas Pertanian dengan hasil realistis yang sebenarnya. Atau singkatnya, para wajib pajak ini tidak memberikan data yang sebenar-benarnya pada DJP.
Mohammad Irfan juga menyampaikan strategi DJP untuk meningkatkan pendapatan daerah dan negara, yaitu dengan melalui pemanfaatan data KPP dan kolaborasi dengan para stakeholders. Contohnya, melalui Dinas Pertanian terkait, yang diharapkan oleh DJP, untuk bisa berkontribusi membantu memberikan data kepada DJP.
Dari kegiatan ini, DJP berharap kerjasama dari semua pihak yang terlibat dan berharap tujuan dari sosialisasi ini juga untuk dapat menyejahterakan seluruh petani dan pekebun yang ada di Provinsi Kalimantan Utara.








