EQUATOR-TV, TARAKAN Peresmian Posko Team ZIAP (Zainal-Ingkong Ala) bertempat di Posko ZIAP di kawasan Sebengkok AL, Jl.Yos Sudarso, Tarakan-Kalimantan Utara, pada Selasa siang (16/09/2024), resmi dibuka.
Peresmian Posko Pemenangan ZIAP yang dihadiri langsung oleh Cagub dan Cawagub Kaltara-Dr.Zainal Paliwang, SE, M.Hum dan Inkong Ala, SE, M.Si ini, disambut para pendukung serta masyarakat Kaltara, dengan penuh semangat dan antusiasme.
Yancong, selaku Ketua Tim Pemenangan ZIAP, dalam pidatonya mengatakan, “Siap untuk pemenangan 2 periode pada 27 November 2024 mendatang”, ucapnya dengan nada berapi-api. “Saya bersyukur atas kehadiran semuanya dan terimakasih pada 12 partai koalisi. Hari ini kita meresmikan Posko utama sebagai awal mula kegiatan pemenangan 2 periode”, ucap Yancong.
Lebih jauh lagi, Yancong juga menambahkan bahwa, setelah pembentukan dan peresmian posko ini, tim akan melakukan road show ke 5 kabupaten/kota, guna membentuk tim pemenangan di setiap kabupaten/kota di Kaltara.
Hal senada disampaikan Zainal Paliwang dalam pidatonya. Cagub Kaltara ini dalam sambutannya. “Sekali lagi, mari kita rapatkan barisan, keseluruhan penjuru Kaltara sampai dengan perbatasan-perbatasan. Dan saya titip pesan untuk saksi saksi kita di TPS, untuk diperkuat. Kita tidak mau ada kecurangan-kecurangan. Kita harus siapkan saksi-saksi yang tangguh dan tenaga-tenaga hebat untuk mengawal ini”, ujar Zainal.
“Saya yakin, dengan tidak mendahului kehendak Allah SWT Tuhan YME, insyaallah Zainal dan Ingkong Ala akan menjadi pemenang di pertarungan 27 November mendatang. Waktu kita saudara-saudara sekalian, tinggal 2 bln 10 hari, waktu yang sangat singkat. Saya ingatkan di medsos, kita tidak usah membuat, menuding, memaki, dan menjelek-jekekan lawan kita”, tutup Zainal.
ZIAP optimis kemenangan 60% akan dapat diraih dalam pertarungan kali ini. Terlebih lagi didukung oleh banyaknya jumlah anggota legislatif mereka yang duduk di DPRD Propinsi maupun kabupaten/kota, sehingga hal ini bisa menjadi motivasi yang luar biasa bagi ZIAP untuk menang, dan harus tetap terus berjuang untuk mengambil dan merebut kembali suara-suara di Kaltara ini.










