Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Cagar Budaya Rakang Lidung Kemenci, Jejak Tradisi Pemakaman Suku Dayak Lundayeh

December 14, 2024
2 min read
Cagar Budaya Rakang Lidung Kemenci, Jejak Tradisi Pemakaman Suku Dayak Lundayeh
Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR-TV, MALINAU – Di tengah Desa Lidung Kemenci, Kecamatan Mentarang, Malinau, Kalimantan Utara, dapat kita temui sebuah cagar budaya, peninggalan bersejarah dan tradisi dari Suku Dayak Lundayeh, yakni Rakang Lidung Kemenci.

Rakang Lidung Kemenci adalah tiang kayu ulin kokoh, sebuah tata cara pemakaman leluhur suku Dayak Lundayeh, sebelum tahun 1930, dimana tradisi ini kini tampak mulai terabaikan.

Baca Juga

Ormas Buruh Kecewa, KIPI Absen dalam RDP Ketenagakerjaan!

Ormas Buruh Kecewa, KIPI Absen dalam RDP Ketenagakerjaan!

May 5, 2026
Genjot Mutu Pendidikan, Gubernur Kaltara Serukan Peran Guru Hebat dan Pelatihan

Genjot Mutu Pendidikan, Gubernur Kaltara Serukan Peran Guru Hebat dan Pelatihan

May 4, 2026

Bagi masyarakat, tiang kayu ulin ini digunakan sebagai tempat menaruh tempayan berisi kerangka jenazah, dengan tinggi dan diameter yang berbeda-beda. Pada tiang ini terdapat ukiran unik berupa pola segitiga, dan pada bagian atas, terdapat lubang untuk menopang dasar tempayan agar tidak bergeser.

Motif pahatan ini punya filosofi tersendiri bagi masyarakat Lundayeh. Setiap garis dan pola mewakili nilai kehidupan serta penghormatan kepada leluhur. “Biasanya kalau kalangan bangsawan, bisa dibedakan dari motif dan tinggi rendahnya. Biasanya kalau masyarakat biasa, itu dia hanya biasa bentuknya,” ujar ” jelas Alan Parnai, Kasi Kebudayaan, Disdikbud Kaltara.

Tradisi pemakaman unik ini telah lama ditinggalkan seiring dengan perubahan zaman dan pengaruh modernisasi. Namun, keberadaan Rakang ini menjadi penanda penting bagaimana masyarakat Dayak Lundayeh menghormati leluhur mereka.

“Ini salah satu bukti kekayaan tradisi leluhur kita. Sayangnya, tidak banyak yang tahu atau peduli untuk menjaga cagar budaya ini,” ungkap Alan.

Hingga saat ini, belum ada langkah konkret untuk melestarikan Rakang Lidung Kemenci ini. Kondisinya yang terpapar cuaca dan kurangnya perawatan membuat keberadaannya kian memprihatinkan. Terlebih saat ini posisinya yang berdampingan dengan pemakaman umum milik warga, dari sejak dahulu.

“Ini sebelum ditetapkan sebagai Cagar Budaya, pemakaman warga ini memang sudah ada. Tapi memang maunya kita, kalau bisa pemakaman umum itu dipisahkan, maksudnya kita pagari, agar supaya membedakan pemakaman umum dengan yang memang yang kita sudah jadikan sebagai cagar budaya, seperti ini”, ujar Arlan.

Bila kondisi ini terus-menerus dibiarkan, dikhawatirkan 10-20 tahun lagi, Rakang akan hilang begitu saja. Oleh karenanya, sebagai cagar Budaya Kaltara, Rakang Lidung Kemenci butuh perhatian serius dari semua pihak untuk menyelamatkannya.

Sebagai salah satu warisan budaya yang berada di bawah pengawasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara, Rakang Lidung Kemenci kini masuk dalam Daftar Cagar Budaya, yang membutuhkan perhatian lebih. Upaya pelestarian, seperti dokumentasi, perawatan, hingga promosi sebagai destinasi wisata budaya, perlu segera dilakukan.

Dengan begitu, jejak tradisi pemakaman Suku Dayak Lundayeh ini tidak hanya sekadar cerita, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang untuk menjaga warisan leluhur.

Post Views: 91

Berita Terbaru

Ormas Buruh Kecewa, KIPI Absen dalam RDP Ketenagakerjaan!

Ormas Buruh Kecewa, KIPI Absen dalam RDP Ketenagakerjaan!

May 5, 2026
Genjot Mutu Pendidikan, Gubernur Kaltara Serukan Peran Guru Hebat dan Pelatihan

Genjot Mutu Pendidikan, Gubernur Kaltara Serukan Peran Guru Hebat dan Pelatihan

May 4, 2026
Amankan Aset Negara, PLN UIP KLT Perkuat Legalitas Tower SUTT 150 kV di Kotabaru

Amankan Aset Negara, PLN UIP KLT Perkuat Legalitas Tower SUTT 150 kV di Kotabaru

May 4, 2026
REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Ormas Buruh Kecewa, KIPI Absen dalam RDP Ketenagakerjaan!
Berita

Ormas Buruh Kecewa, KIPI Absen dalam RDP Ketenagakerjaan!

May 5, 2026
Genjot Mutu Pendidikan, Gubernur Kaltara Serukan Peran Guru Hebat dan Pelatihan
Berita

Genjot Mutu Pendidikan, Gubernur Kaltara Serukan Peran Guru Hebat dan Pelatihan

May 5, 2026
Amankan Aset Negara, PLN UIP KLT Perkuat Legalitas Tower SUTT 150 kV di Kotabaru
Advetorial

Amankan Aset Negara, PLN UIP KLT Perkuat Legalitas Tower SUTT 150 kV di Kotabaru

May 4, 2026
Seruan Aksi Gelap Gulita! Mahasiswa Desak Pemprov Kaltara Soal Pendidikan dan Tenaga Kerja
Berita

Seruan Aksi Gelap Gulita! Mahasiswa Desak Pemprov Kaltara Soal Pendidikan dan Tenaga Kerja

May 3, 2026
Tepis Isu Miring Day Care, TAS Kampung Satoe Fokuskan Profesionalisme dan Misi Sosial
Artikel

Tepis Isu Miring Day Care, TAS Kampung Satoe Fokuskan Profesionalisme dan Misi Sosial

May 1, 2026
RAKORNIS Perhubungan Kaltara,Tekankan Konektivitas Daerah Terpencil
Berita

RAKORNIS Perhubungan Kaltara,Tekankan Konektivitas Daerah Terpencil

May 1, 2026
Next Post
Gelar Budaya Dumud Hari Ke 7: Lomba Mewarnai Dan Menggambar

Gelar Budaya Dumud Hari Ke 7: Lomba Mewarnai Dan Menggambar

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2025 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2025 EQUATOR TV