EQUATOR-TV, TANJUNG SELOR – Lagi-lagi soal Pasar Induk Tanjung Selor, Bulungan. Sebagai pasar terbesar di ibu kota provinsi Kalimantan Utara, pasar ini terus menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, masalah kebersihan, hingga saat ini masih menjadi tantangan serius. Meski telah dilengkapi fasilitas pengelolaan sampah seperti Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dan tong sampah di berbagai area, sampah masih sering terlihat berserakan di sekitar Pasar Induk.
Pasalnya, beberapa pedagang masih seringkali membuang sampah secara sembarangan, sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan pengunjung serta warga di sekitar pasar.
Kepala UPTD Pasar, Muhammad Gazali, A.Md., menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengatasi permasalahan ini. Dalam wawancara pada Kamis (23/01/2025), ia mengungkapkan bahwa keterbatasan fasilitas menjadi salah satu kendala utama.
“Saat ini, kami hanya memiliki satu tempat penampungan sampah sementara. Namun, tahun ini kami berencana menambah satu lagi agar sampah dapat tertampung lebih baik. Harapannya, tidak ada sampah yang tertinggal hingga malam hari,” ujar Gazali.
Gazali juga mengomentari kebiasaan pedagang yang kerap membuang sampah di luar jam operasional petugas kebersihan. “Permasalahannya, banyak pedagang yang baru mengeluarkan sampah pada malam hari setelah petugas kebersihan selesai bekerja. Hal ini membuat sampah tidak bisa diangkut tepat waktu, sehingga terlihat berantakan,” tambahnya.
Gazali menegaskan pentingnya kerja sama antara pedagang dan petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan pasar. “Kami bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tanpa kerja sama dari pedagang, menjaga kebersihan pasar menjadi sulit. Kami menghimbau pedagang untuk membuang sampah di tempatnya dan tepat waktu, sebelum petugas selesai bekerja. Dengan begitu, pasar ini bisa lebih bersih dan nyaman,” jelasnya.
Gazali juga berharap, melalui koordinasi yang baik dan kepatuhan terhadap aturan, kebersihan pasar dapat tercapai. “Kebersihan pasar adalah tanggung jawab bersama. Jika pedagang dan petugas saling mendukung, pasar ini bisa menjadi tempat yang lebih nyaman bagi semua,” tutup Gazali.(DK)










