EQUATOR TV, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji tahun 1446 H / 2025 M di Asrama Haji Tarakan, Sabtu (10/05/2025). Tak kurang dari 412 jemaah haji dari lima kabupaten/kota di Kaltara, yakni jamaah asal Kabupaten Nunukan, Bulungan, Malinau, Tana Tidung dan Kota Tarakan. Jamaah Kaltara kloter 5, rencana akan di berangkatkan ke Tanah Suci hari Senin (12/05/2025) pada Pk.19.00 Wita dan kloter 6 Kaltara gabungan dengan Kaltim, akan di berangkatkan ke Tanah Suci hari Rabu (14/05/2025) Pk.13.00 Wita.
Pelepasan oleh Gubernur Kaltara, Dr.H.Zainal A.Paliwang, SH, M.Hum yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si serta dihadiri jajaran Forkopimda, Kanwil Kemenag Kaltara, Ketua MUI Tarakan, serta para pembimbing dari KBIHU (Kelompok Bimbingan Islam Haji dan Umroh).
Dalam sambutan Gubernur Kaltara yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, menegaskan komitmen penuh Pemprov Kaltara dalam memberikan layanan terbaik kepada seluruh jemaah.
Lebih jauh lagi, saat wawancaranya dengan Tim Liputan, Datu Iqro juga menyebutkan bahwa Pemprov akan memastikan semua berjalan lancar. “Pelepasan jemaah haji tahun ini adalah bukti komitmen nyata Pemprov Kaltara dalam mendampingi para calon jemaah. Kami ingin memastikan seluruh proses, mulai dari daerah asal hingga ke embarkasi Balikpapan, berjalan lancar. Kami berpesan agar jemaah menjaga kekompakan dan saling membantu. Semoga jemaah mendoakan Kalimantan Utara agar semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur KBIHU Kaltara, Al Wahid Rezki Barokah, Hj.Wahida, menyatakan kesiapan penuh mendampingi para jemaah dengan pelayanan optimal. “Alhamdulillah, malam ini kami dilepas secara simbolis bersama para petugas haji yang merupakan mitra resmi Kemenag RI. Insyaallah kami siap mendampingi sekitar 400 jemaah, termasuk 150 dari Tarakan, dengan pelayanan yang nyaman dan sesuai amanah. Kami akan berupaya maksimal memberikan bimbingan selama ibadah di Tanah Suci,” ungkap Hj. Wahida.
Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui embarkasi Balikpapan dalam dua gelombang pada pertengahan Mei. Pemerintah berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. (IZ)










