EQUATOR-TV, SEBATIK – Di tengah keterbatasan dan medan yang menantang, semangat belajar murid-murid SD Negeri 004 Sungai Limau, Sebatik Tengah, Kalimantan Utara, menjadi inspirasi tersendiri. Setiap hari, mereka berjalan kaki sejauh hampir tiga kilometer demi menuntut ilmu. Perjalanan panjang itu dilalui sejak subuh, melewati jalan tanah yang licin dan rusak, terutama saat musim hujan. Namun, hal tersebut tak menyurutkan tekad mereka untuk tetap hadir di sekolah.
Kisah perjuangan para pelajar di wilayah perbatasan ini menarik perhatian Anggota DPR RI Komisi VII, Hj. Rahmawati Zainal Paliwang, S.H., yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sebatik pada Selasa (10/06/2025).
Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Utara yang akrab disapa “Bunda Kaltara” ini, memberikan apresiasi tinggi atas semangat anak-anak yang tetap bersekolah di tengah keterbatasan infrastruktur. “Mereka tadi sampaikan, mulai tinggalkan rumah sejak 5.30 Wita pagi untuk menuju ke sekolah, dan menempuh jalan yang kondisinya sebagaimana kita lihat cukup memprihatinkan, terlebih di musim hujan, jalanan menjadi licin dan tidak bisa dilalui,” ujar Rahmawati. Ia mengaku terharu menyaksikan langsung bagaimana anak-anak ini berjuang demi pendidikan.
Tak hanya medan yang sulit, kondisi sosial anak-anak ini pun cukup kompleks. Sebagian besar dari mereka merupakan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai buruh perkebunan di wilayah Malaysia. Karena tidak mendapatkan akses pendidikan di negara tempat orang tua mereka bekerja, anak-anak ini harus kembali ke wilayah Indonesia untuk menempuh pendidikan formal dari tingkat SD hingga SLTA.
“Melihat perjuangan dan semangat mereka untuk bersekolah ini tentunya menjadi PR bagi kita semua untuk menghadirkan pendidikan yang layak bagi generasi penerus bangsa,” tegas Rahmawati. Ia menyatakan bahwa perhatian terhadap pendidikan di wilayah perbatasan adalah hal yang sangat mendesak agar kesenjangan pendidikan antarwilayah tidak semakin melebar.
Sebagai bentuk kepedulian, Rahmawati turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah seperti seragam dan alat tulis kepada anak-anak SD dari keluarga PMI. Penyerahan bantuan ini dilakukan saat kunjungan hari keduanya di Sebatik. Ia didampingi oleh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Partai Gerindra, Rahman, serta Ketua Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (TIDAR), Azmir. “Semoga dengan bantuan ini, semakin menambah semangat anak-anak kita dalam menempuh pendidikannya serta meningkatkan rasa cinta tanah air pada mereka,” tutup Rahmawati.
Rahmawati berharap perhatian terhadap pendidikan di perbatasan bisa terus ditingkatkan agar anak-anak Indonesia, di mana pun mereka berada, mendapatkan hak yang sama untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik (*)










