EQUATOR-TV, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan menerima kunjungan silaturahmi dari PT. Karya Mineral Jaya dalam pertemuan yang digelar pada Selasa (10/6/25) di Ruang Rapat Bupati Bulungan. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjalin komunikasi dan membuka ruang dialog terkait rencana pengembangan proyek energi berbasis gas alam di wilayah Kabupaten Bulungan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si didampingi sejumlah pejabat terkait, antara lain Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Bulungan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Dalam pertemuan tersebut, PT. Karya Mineral Jaya memperkenalkan rencana investasinya dalam pembangunan kilang Liquefied Natural Gas (LNG) di Pulau Bunyu. Proyek ini memanfaatkan potensi gas alam yang dimiliki wilayah tersebut, dengan harapan dapat menghasilkan LNG untuk mendukung ketersediaan energi bersih nasional sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah.
Pemerintah Kabupaten Bulungan menyambut baik rencana tersebut dan memandang proyek ini sebagai peluang strategis untuk mendorong percepatan pembangunan daerah. Investasi kilang LNG dinilai berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan daerah, serta memacu pengembangan infrastruktur pendukung di Pulau Bunyu.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Bulungan juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar proses perizinan, pengaturan tata ruang, dan pengelolaan dampak lingkungan dapat berjalan dengan baik, akuntabel, dan berkelanjutan. Sementara itu, pihak perusahaan menyatakan kesiapannya untuk mematuhi seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku, mulai dari tahap perencanaan hingga pengoperasian kilang LNG nantinya.
Pulau Bunyu sendiri diketahui sebagai salah satu wilayah strategis penghasil energi di Kabupaten Bulungan. Dengan adanya proyek kilang LNG ini, diharapkan dapat menjadi pemicu hadirnya investasi-investasi baru yang turut mendukung pembangunan ekonomi daerah secara lebih luas dan berkesinambungan (Adv.Bul).










