Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Pembunuhan Mantan PM Jepang Shinzo Abe: Anggota Gereja Unifikasi Terancam Aksi Balas Dendam

July 20, 2022
Reading Time: 3 mins read
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: globaltimes.cn
Foto: globaltimes.cn

EQUATOR-TV.COM, Tokyo — Gereja Unifikasi, atau Federasi Keluarga untuk Perdamaian dan Penyatuan Dunia, mengklaim anggotanya mendapat ancaman pembunuhan dan kejahatan kebencian setelah pembunuhan mantan PM Jepang Shinzo Abe.

“Akibat laporan media yang tidak seimbang, gereja kami dan anggotanya difitnah secara serius dan hak asasi mereka dirusak,” demikian pernyataan Gereja Unifikasi, kelomok keagamaan yang didirikan mesiah Moon Sun-myung tahun 1954.

Baca Juga

Bakti Sosial Jumat Berkah, Ditpolairud Berbagi dengan Warga Jembatan Besi

Bakti Sosial Jumat Berkah, Ditpolairud Berbagi dengan Warga Jembatan Besi

August 21, 2026
Cegah Kebakaran Akibat Pembakaran Lahan, Ditpolairud Edukasi Warga Pesisir

Cegah Kebakaran Akibat Pembakaran Lahan, Ditpolairud Edukasi Warga Pesisir

August 20, 2026

Liputan media, lanjut pernyataan itu, dikhawatirkan memicu kejahatan rasial terhadap anggota gereja. Gereja Unifikasi di seluruh Jepang menerima banyak panggilan telepon dari orang-orang yang mengancam akan membunuh anggota gereja.

“Di situs kami, pesan kebencian juga telah diunggah,” lanjut pernyataan itu seperti dikutip Korea Times

Tetsuya Yamagami, pembunuh mantan PM Jepang Shinzo Abe pada 8 Juli lalu, mengaku menyimpan dendam kepada Abe atas dugaan hubungan dengan Gereja Unifikasi. Ibu Yamagami dikabarkan memberi donasi besar ke gereja, yang membuat keluarga bangkrut.

Korea Times menulis ancaman itu merupakan reaksi atas praktik donasi paksa yang dijalankan Gereja Unifikasi. Sedangkan Gereja Unifikasi lebih suka menyalahkan media atas laporan yang tidak akurat dan bias, menyusul konferensi pers yang diselenggarakan sekelompok pengacara pada 12 Juli dan diklaim memicu permusuhan.

Sejak itu, menurut Gereja Unifikasi, beberapa laporan media diproduksi semata-mata berdasarkan komentar anggota Jaringan Nasional Pengacara Terhadap Penjualan Spiritual Jepang — sebuah kelompok yang mewakili mantan anggota Gereja Unifikasi dan keluarga mereka.

Ahn Ho-jeol, kepala departemen hubungan masyarakat Gereja Unifikasi di Korea, menuding kelompok sayap kanan anti-Korea di Jepang sebagai pihak di balik ancaman pembunuhan.

“Di Jepang, media tidak tertarik pada pelanggaran HAM dan kejahatan kebencian. Mereka hanya fokus pada produksi cerita yang menyoroti praktik donasi gereja,” kata Ahn.

Gereja Unifikasi menuduh pengacara Jepang menyebarkan informasi yangs alah. Pengacara Jepang tampaknya menggambarkan Gereja Unifikasi sebagai jahat, dan melihat Yamagami dan ibunya adalah korban praktik donasi eksploitatif.

Hiroshi Yamaguchi, salah satu pengacara, mengatakan tindakan Yamagami membunuh Shinzo Abe benar-benar biadab dan tidak bisa dimaafkan. “Namun, jika motifnya sumbangan besar ibunya ke Gereja Unifikasi menyebabkan kehancuran keluarga dan menimbulkan dendam adalah benar, dan kami dapat memahami betapa sakit dan menderita karena tindakan ibunya,” katanya.

Perebutan Kekuasaan di Gereja

Kematian Abe ternyata mengintensifkan perebutan kekuasaan di Gereja Unifikasi. Pengikut gereja terpecah menjadi dua setelah meninggal karena komplikasi pneumonia tahun 2012.

Kwak Chung-hwan, mantan presiden Gereja Unifikasi yang pernah disebut sebagai orang nomor dua di gereja saat pendiri masih hidup, mendesak anggotanya bertobat setealh peristiwa Pembunuhan Abe.

“Saya terkejut tersangka menargetkan Abe karena dendam kepada Gereja Unifikasi,” katanya saat konferensi pers di Hotel Koreana di Seoul. “Saya pikir saya ikut bertanggung jawab atas kematiannya, dan saya menyampaikan permintaan maaf.”

Menurut Kwak, pembunuhan Abe adalah pengingat mengerikan dari Gereja Unifikasi yang tergelincir dan mendorong pemimpinnya bertobat serta meminta maaf kepada publik Jepang.

Kwak adalah ayah metua Moon Hyun-jin, putra pendiri Gereja Unifikasi. Moon juga pendiri Global Peace Foundation yang berbasis di Washington DC. Namun Moon meninggalkan gereja setelah kematia ayahnya tahun 2012.

Mengenai pernyataan Kwak Chung-hwan, Ahn Ho-jeol mengatakan; “Dia telah meninggalkan gereja selama bertahun-tahun, sehingga tidak dalam posisi mewakili gereja lagi.”***

Disadur dari www.reqnews.com

https://www.reqnews.com/news/52094/pembunuhan-mantan-pm-jepang-shinzo-abe-anggota-gereja-unifikasi-terancam-aksi-balas-dendam

Post Views: 42
Tags: ancaman pembunuhanbalas dendamgereja unifikasipembunuhanshinzo abe

EQUATOR TV

REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Bakti Sosial Jumat Berkah, Ditpolairud Berbagi dengan Warga Jembatan Besi
Berita

Bakti Sosial Jumat Berkah, Ditpolairud Berbagi dengan Warga Jembatan Besi

August 21, 2026
Cegah Kebakaran Akibat Pembakaran Lahan, Ditpolairud Edukasi Warga Pesisir
Berita

Cegah Kebakaran Akibat Pembakaran Lahan, Ditpolairud Edukasi Warga Pesisir

August 20, 2026
Kapolda Kaltara Hadiri Giat Tebar Benih Bibit Ikan di Polres KTT
Berita

Kapolda Kaltara Hadiri Giat Tebar Benih Bibit Ikan di Polres KTT

August 20, 2026
Sinergi Untuk Negeri GPFI Kaltim di Milad ke-57 2026
Advetorial

Sinergi Untuk Negeri GPFI Kaltim di Milad ke-57 2026

August 20, 2026
Gubernur Zainal Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Baru SMAN 2 Tanjung Selor
Berita

Gubernur Zainal Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Baru SMAN 2 Tanjung Selor

August 20, 2026
Patroli di Bandara Juwata, Binmasair-Potdirga Pastikan Keamanan  Penerbangan
Berita

Patroli di Bandara Juwata, Binmasair-Potdirga Pastikan Keamanan Penerbangan

August 19, 2026
Next Post

Siap-siap Dibuka! Komnas HAM Punya Kronologis Berbeda Baku Tembak Brigadir J vs Bharada E

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV