Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Paus Fransiskus Minta Maaf atas ‘Kejahatan Gereja’ Terhadap Penduduk Asli Kanada

July 26, 2022
2 min read
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: cbc.ca Foto: cbc.ca
Foto: cbc.ca Foto: cbc.ca

EQUATOR-TV.COM, Edmonton — Paus Fransiskus, Senin 25 Juli, mengawali hari pertama kunjungan ke Kanada dengan meminta maaf kepada penduduk asli Kanada atas kejahatan puluhan tahun di sekolah-sekolah perumahan Gereja Katolik.

“Saya minta maaf,” kata Paus Fransiskus, yang tetap duduk di kursi roda saat menyampaikan pidato di salah satu lokasi sekolah perumahan terbesar di Kanada — tempat 150 ribu anak penduduk asli Kanada menjadi korban asimilasi paksa.

Baca Juga

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman

January 14, 2026
Demokrat Perkuat Kader Muda Songsong Pesta Demokrasi 2029

Demokrat Perkuat Kader Muda Songsong Pesta Demokrasi 2029

January 14, 2026

“Saya dengan rendah hati memohon pengampunan atas kejahatan yang dilakukan begitu banyak orang Kristen terhadap masyarakat adat,” lanjut Paus Fransiskus, mengutip ‘penghancuran budaya’ dan ‘pelecehan fisik’, verbal, psikologis dan spiritual, anak-aak selama beberapa dekade.

Pernyataan pemimpin 1,3 miliar umat Katolik itu disambut tepuk tangan kerumunan First Nation, demikian penduduk asli Kanada menyebut dirinya, dari dua suku; Metis dan Inuit, di Maskwacis, Alberta barat.

Paus Fransiskus berbicara tentang ‘rasa sakit’ dan penyesalan mendalam ketika dia secara resmi mengakui bahwa banyak anggota Gereja bekerja sama dalam sistem yang kejam itu.

Saat Paus Fransiskus berbicara, emosi teraba di Maskwacis — sebuah komunitas pribumi di selatan Edmondon — yang merupakan lokasi perumahan Ermineskin. Sekolah ini ditutup tahun 1975.

Ratusan orang mengenakan pakaian tradisional. PM Kanada Justin Trudeau dan Mary Simon, gubernur jenderal pribumi pertama, hadir pada acara itu.

Banyak yang menunduk, menyeka air mata, atau saling peluk di antara mereka. Seorang pemimpin pribumi menempatkan hiasan kepala tradisional di kepala Paus Fransiskus.

Konselor menunggu di dekat tepee, tenda khas First Nation, yang didirikan untuk memberi dukungan. Relawan membagikan kantong kertas kecil untuk mengumpulkan air mata.

‘Tangisan Sayang’

Sebelum Paus Fransiskus berbicara, Andre Carrier — dari Federasi Metis Manitoba — mengatakan; “First Nation perya jika Anda menangis, Anda menangis cina. Anda menangkap air mata di selembar kertas dan memasukannya kembali ke dalam tas ini.”

Relawan akan mengumpulkan tas-tas itu dan dibakar dengan iringan doa khusus, untuk mengembalikan air mata cinta kepada sang pencipta.

Sejak akhir 1800-an sampai 1990-an, pemerintah Kanada mengirim sekitar 150 ribu anak-anak First Nation dari berbagai suku ke 139 sekolah perumahan yang dikelola Gereja. Anak-anak itu dipisahkan dari keluarga, dilarang menggunakan bahasa ibu, dan dicabut dari budaya mereka.

Banyak yang dianiaya secara fisik dan seksual oleh kepala sekolah dan guru, dan diyakini banya yang meninggal akibat penyakit, kekurang gizi, dan penelantaran.

Sejak Mei 2021, lebih 1.300 kuburan tak bertanda ditemukan di lokasi bekas sekolah. Temuan ini mengirim gelombang kejut ke sekujur Kanada, yang perlahan mulai mengakui babak panjang dan kelam dalam sejarah Kristenisasi penduduk asli.

Paus Fransiskus akan melanjutkan kunjungan ke Quebec, yang diakhiri dengan mengunjungi Iqaluit — ibu kota negara bagian Nunavut dan rumah bagi populasi terbesar Inuit di Kanada.

Di sini Paus Fransiskus akan bertemu mantan siswa sekolah asrama, sebelum kembali ke Vatikan.***

Disadur dari www.reqnews.com

https://www.reqnews.com/news/52350/paus-fransiskus-minta-maaf-atas-kejahatan-gereja-terhadap-penduduk-asli-kanada

Tags: first nationkanadakejahatan gerejaminta maafpaus fransiskus

Berita Terbaru

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman

January 14, 2026
Demokrat Perkuat Kader Muda Songsong Pesta Demokrasi 2029

Demokrat Perkuat Kader Muda Songsong Pesta Demokrasi 2029

January 14, 2026
Presiden Prabowo Berkeliling di Kawasan Otorita IKN

Presiden Prabowo Berkeliling di Kawasan Otorita IKN

January 13, 2026
REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman
Berita

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman

January 15, 2026
Demokrat Perkuat Kader Muda Songsong Pesta Demokrasi 2029
Berita

Demokrat Perkuat Kader Muda Songsong Pesta Demokrasi 2029

January 14, 2026
Presiden Prabowo Berkeliling di Kawasan Otorita IKN
Berita

Presiden Prabowo Berkeliling di Kawasan Otorita IKN

January 14, 2026
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Bulungan Resmi Dilantik! Bupati Yakin, Kinerja Makin Cepat dan Adaptif
Berita

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Bulungan Resmi Dilantik! Bupati Yakin, Kinerja Makin Cepat dan Adaptif

January 14, 2026
Wisata Alam Laut Derawan dan Kakaban, Surganya Para Diver
Berita

Wisata Alam Laut Derawan dan Kakaban, Surganya Para Diver

January 12, 2026
Polda Kaltara Laksanakan  Pelantikan Jabatan Karolog, Sertijab Dirresnarkoba dan Kabidhumas
Berita

Polda Kaltara Laksanakan Pelantikan Jabatan Karolog, Sertijab Dirresnarkoba dan Kabidhumas

January 12, 2026
Next Post

Presiden Jokowi Kalah! Kombes Helfi Bongkar Gaji Ahyudin di ACT, Capai Rp 450 Juta per Bulan

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2025 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2025 EQUATOR TV