

EQUATORTV.COM, KTT – Untuk memastikan mudik aman dan lancar, Polres Tana Tidung menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023 di halaman Polres KTT, Senin pagi (17/04/2023).
Kegiatan Apel Gelar Pasukan ini, dimulai dari pemeriksaan personel yang dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung Bapak Ibrahim Ali, A.Md.
Amanat Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan oleh Kapolres KTT AKBP Didik Purwanto,S.H S.I.K, menjelaskan bahwa operasi ketupat 2023 melibatkan 148 personel Polri dan 261 personil gabungan yang terdiri dari TNI-POLRI Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas dan lainnya.
Sedangkan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 sehingga meningkatkan menjadi 44,8 persen.
Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, “Hati- hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik,” kata Didik.
Nantinya Para personel tersebut akan menempati 2.787 pos yang terdiri dari 1.857 pos pengamanan yang berfungsi untuk pusat informasi, gatur dan rekayasa arus lalin, serta memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata, pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya, 713 pos pelayanan yang berfungsi untuk tempat istirahat pengemudi, manajemen rest area, pelayanan kesehatan, pemberian takjil gratis dan berbagai layanan lainnya, dan 217 Pos Terpadu yang berfungsi untuk pusat kodal operasi secara terintegrasi bersama stakeholder terkait dan dilengkapi dengan command center terpadu.
Untuk memastikan operasi berjalan dengan optimal, Polri akan membagi 5 wilayah pengendalian utama di Pulau Sumatera – Jawa dan pengendalian secara kewilayahan di Polda lainnya dengan menjadikan NTMC Polri sebagai Posko Operasi Terpusat. Posko tersebut didukung oleh berbagai kemampuan, sehingga setiap perkembangan situasi di lapangan bisa termonitor secara real time.
Sedangkan di Kabupaten Tana Tidung akan dibentuk 5 pos pelayanan dan pengamanan yang akan didirika tempat-tempat masyarakat, termasuk di pasar, maupun tempat objek wisata, pelabuhan dan bandara serta tempat ibadah.
“150 personel gabungan ini kita kerahkan untuk pengamanan diwilayah Kabupaten Tana Tidung yang bertujuan untuk memantau arus mudik di KTT dan tentunya kita bersinergi dengan Pemkab KTT”, tutup Kapolres. (ETV07)










