EQUATOR TV, Tarakan- Forum Group Discussion (FGD) kembali digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, dalam rangka Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana 2023, di Ruang Imbaya Pemkot Tarakan pada Senin pagi, 28 Agustus 2023.
Kegitan FGD kali ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan – Yonsep. Dalam pidatonya Yonsep menyampaikan bahwa, “Forum Group Discussion merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan Kota Tarakan ini dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi, yang tentunya melibatkan berbagai pihak terkait”.
Berbagai perwakilan Pemerintah dan berbagai instansi maupun lembaga pemantau bencana, perwakilan akademisi, LSM, media massa, dunia usaha dan masyarakat sipil, hadir untuk berdiskusi dan berkontribusi dalam penyusunan rencana penanggulangan bencana yang digelar sejak pagi hari.
Kegiatan ini diawali dengan paparan dari beberapa narasumber, diantaranya dari Universitas Borneo Tarakan, yang menyampaikan informasi selaku pemateri, tentang :
– Program dan Rencana Aksi Dalam Menghadapi Ancaman Bencana di Kota Tarakan,
– Peran Serta Pentahelix Dalam Penanggulangan Bencana Di Kota Tarakan.
– Pemetaan Kawasan Risiko Bencana Di Kota Tarakan.
Hasil dari FGD ini, tentunya akan menjadi dasar bagi BPBD Kota Tarakan dalam menyusun rencana aksi penanggulangan bencana tahun 2023. Rencana tersebut akan mencakup langkah-langkah konkret dalam memitigasi dampak bencana, memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, dan meningkatkan koordinasi lintas sektor.
Dalam kesempatan yang sama, pemateri juga menyampaikan, bahwa : “Kota Tarakan ini cukup berpotensi mengalami bencana seperti tanah lonsor dan gempa bumi. Termasuk juga potensi tsunami harus sudah dipersiapkan mitigasinya sejak dini”. Kesiapan menghadapi bencana adalah tanggung jawab bersama, dan melalui kerja sama yang solid, dampak bencana akan dapat lebih terminimalisir dengan baik.









