Dalam upaya menjalani ibadah haji yang mabrur – yang diterima oleh Allah SWT – manasik haji memiliki peran penting sebagai alat pendidikan yang sangat dibutuhkan. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada jemaah tentang pelaksanaan yang tepat dari ritual-ritual haji sesuai dengan rukun-rukunnya. Hal ini ditekankan pada saat pembukaan Bimbingan Manasik Haji di Aula PLHUT, Lantai 2 Kantor Kementerian Agama di Bulungan pada hari Jumat, 19 April. Acara ini dihadiri oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si.
Dijelaskan bahwa haji yang mabrur adalah aspirasi setiap jemaah haji. Namun, mencapai status mabrur bukanlah hasil yang sembarangan; melainkan memerlukan usaha dan komitmen, mulai dari persiapan sebelum haji hingga masa pasca-haji. Diharapkan melalui pencapaian haji yang sukses dan diterima, masyarakat dan Kabupaten Bulungan secara keseluruhan juga akan mendapatkan berkah dari para calon haji tersebut.
Bupati menyampaikan harapannya agar para calon haji dapat menjadi teladan yang baik dalam masyarakat, membimbing umat menuju jalan yang benar yang diridhoi oleh Allah SWT baik di dunia maupun di akhirat.
Sebagai kesimpulan, Bimbingan Manasik Haji menjadi cahaya panduan bagi jemaah yang memulai perjalanan suci ibadah haji. Dengan mematuhi ajarannya dan mewujudkan semangat pengabdian dan kebenaran, jemaah dapat berusaha menuju pencapaian haji yang mabrur, memperkaya kehidupan mereka sendiri, dan memberikan berkah bagi masyarakat sekitar.










