EQUATOR TV – KOTA KINABALU – Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan sektor pariwisata medis antara Indonesia dan Malaysia, Sabah Tourism Board (STB) memfasilitasi pertemuan Business to Business (B2B) antara ASTINDO (Assosiasi Travel Agent) Kalimantan Utara selaku buyer, dengan para seller, yang ada di Kota Kinabalu, Sabah.
Sesi B2B yang mengambil tema “Briefing In Cunjuction With Business To Business Session With Indonesia Medical Tourism Agent” ini, dihadiri juga oleh Deputy CEO Sabah Tourism Board – Ms.Tay Shu Lan, serta tak kurang dari 30 pebisnis dari Kinabalu, Sabah, yang bertemu untuk mengeksplorasi peluang kolaboratif dan menjajaki potensi masing-masing, guna terwujudnya program Medical Tourism ini.
Dalam wawancaranya dengan media, Mr.Bobby Alex-Marketing Manager (ASEAN) Sabah Tourism Board mengatakan, “Tujuan STB menggelar B2B atau Bisnis Marching kali ini adalah untuk mempertemukan para pebisnis, travel agent, maskapai, pengusaha hotel, international convention center, pemilik usaha wisata yang ada di Sabah, serta rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan, untuk membahas tentang paket-paket yang bisa dipasarkan oleh para travel agent Kalimatan kepada warga Indonesia baik di Kalimantan itu sendiri, maupun di berbagai kota lainnya di Indonesia”.
Selain itu, Ketua DPD ASTINDO Kaltara Ms.Merry Seru, juga menyampaikan alasannya mengapa tema Medical Tourism dipilih sebagai tema pertemuan dua negara kali ini. “Bilamana dari warga Indonesia ada yang membutuhkan perawatan kesehatan yang lebih baik ataupun yang tidak didapati di Indonesia, kita bisa menawarkan apa yang bisa didapatkan di Sabah. Dan kita juga bisa menawarkan layanan kesehatan dengan jarak yang lebih dekat serta dengan harga yang lebih terjangkau”, ujarnya.
Lebih jauh lagi mereka juga berharap kerjasama ASTINDO Kaltara dan STB ini tak hanya berlangsung jangka pendek, namun dapat terus berlanjut dalam jangka panjang, untuk saling membantu apa yang dibutuhkan oleh warga Malaysia dan juga yang dibutuhkan oleh warga Indonesia, guna terbangunnya kemitraan dan sinergitas antar dua negara.










