EQUATOR-TV, TARAKAN – Dalam rangka melaksanakan program unggulan Baharkam Polri, pada hari Rabu pagi (10/07/2024), DitPolairud Polda Kalimantan Utara, kembali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa Bhakti Kesehatan Klinik Terapung, yaitu layanan pengobatan kesehatan gratis bagi warga pesisir, serta Perpustakaan Terapung, yang menyasar anak-anak dari para warga pesisir dan sekolah Paud yang ada di sekitar Dermaga Polairud, di Kawasan Pelabuhan Tengkayu II, Perikanan, Tarakan-Kaltara.
Kegiatan layanan kesehatan dan perpustakaan terapung ini, merupakan hasil kerjasama Ditpolairud Polda Kaltara dan Rumah Sakit Bhayangkara (RSB)-Polda Kaltara, serta Sat Polairud Polres Tarakan. Dalam wawancaranya kepada tim liputan, saat dimintai keterangan mengenai alasan mengapa program ini digelar di kawasan Perikanan, Dir.Polairud Polda Kaltara-Kombes Pol.Bambang Wiriawan, S.I.K, M.H mengatakan bahwa, “Kegiatan ini merupakan program unggulan Baharkam, yang ditekankan bahwa kami harus mendekatkan diri dengan masyarakat, lewat salah satu programnya, yaitu Perpustakaan dan Klinik Terapung”.
“Kami melaksanakannya disini, karena kami bekerjasama dengan Sat Polair dan Polres Tarakan. Kalau yang kemarin, kami laksanakan di Nunukan, sekarang kami laksanakan di Tarakan, mungkin nanti tinggal kami geser ke Bulungan. Jadi tergantung dimana lokasi ada Sat Polair-nya, kami akan datangi untuk melaksanakan kegiatan unggulan dari Baharkam, yaitu mengadakan pengobatan gratis dan perpustakaan terapung”, jelasnya.
Lebih jauh lagi, Kombes Pol.Bambang juga menjelaskan target dan sasaran dari kegiatan ini. “Jadi target kami adalah masyarakat, terutama masyarakat kelas bawah, yang bagian pedalaman, di wilayah perairan yang tidak pernah mendapatkan pengobatan, dapat kita sentuh dengan memberikan pengobatan gratis. Dan untuk anak-anak sekolah ini, bisa kita kenalkan bahwa Polair ini ada perpustakaan terapungnya, sehingga anak-anak ini bisa lebih dekat dengan kami.”
Dikesempatan ini, Dir Polairud juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan warga pesisir yang datang berobat. Ada sekitar 60-70 orang warga pesisir yang silih berganti, mendatangi Klinik Terapung, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Sebagian besar warga merasa senang dan bersyukur dengan adanya pengobatan gratis, dan berharap kegiatan ini akan selalu ada kedepannya. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu warga Perikanan-Nurasiyah, yang datang untuk melakukan pengecekan kolesterol. “Semoga kegiatannya akan ada lagi dan ada lagi kedepannya, supaya kita tahu badan kita sehat tidaknya dan ada pengobatannya juga”, ujar Nurasiyah.
Tak hanya layanan kesehatan saja yang ramai dikunjungi warga, Perpustakaan Terapung yang digelar di atas Kapal Dewaji Abiyasa, juga ramai dikunjungi anak-anak dari para warga pesisir, serta sekolah Paud yang ada di sekitar kawasan Perikanan tersebut. Diantaranya, TK Islam Terpadu Insan Luhur, Tarakan. Anak-anak cukup antusias sekali mengikuti kegiatan hari ini. Sebagaimana disampaikan oleh Zaenab, selaku Kepala Sekolah. “Kami membawa sekitar 13 anak untuk mencari pengalaman baru diatas kapal Polairud ini, dan ternyata antusias anak-anak sangat besar. Mereka punya pengalaman baru, ternyata disini sangat mengasikkan”.
“Belajar itu tidak hanya dikelas, tetapi diatas kapal pun kita bisa belajar. Dan alhamdulilah hari ini bisa terwujud, dan saya sangat berterimakasih kepada Polairud yang memberi kesempatan pada anak-anak kami untuk mencari pengalaman diatas kapal”, imbuh Zaenab.










