EQUATOR-TV, JAKARTA – Pada pertemuan yang berlangsung pada hari Selaasa (20/11/2024), perwakilan masyarakat Kalimantan Utara, Hj. Rachmawati Paliwang, S.H., berkesempatan berdiskusi dengan Kementerian UMKM untuk menyampaikan aspirasi dan isu-isu penting yang dihadapi masyarakat setempat. Salah satu masalah yang mendapat perhatian serius dalam pertemuan tersebut adalah tingginya harga tiket pesawat domestik yang dirasa membebani masyarakat dan pelaku UMKM di Kalimantan Utara.
Menurut Hj. Rachmawati, tingginya tarif tiket domestik menghambat mobilitas masyarakat, termasuk dalam mengakses pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM. Ia menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat mengevaluasi kembali kebijakan harga tiket domestik, terutama yang jauh lebih mahal dibandingkan tiket internasional. Hal ini diyakini dapat membuka lebih banyak peluang bagi UMKM di Kalimantan Utara untuk mengembangkan usaha dan memasarkan produk ke berbagai wilayah di Indonesia.
Selain masalah harga tiket, Hj.Rachmawati juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh para petambak udang di daerah tersebut. Kenaikan harga udang yang signifikan di pasar, ditambah dengan harga bibit udang yang terus melonjak, semakin memberatkan para pelaku usaha. Oleh karena itu, Hj. Rachmawati mendorong Kementerian UMKM untuk bekerja sama dengan dinas terkait guna mencari solusi dalam menurunkan harga bibit udang. Langkah ini diharapkan dapat membantu para petambak untuk berproduksi dengan lebih efisien dan mengurangi biaya operasional.
Tak hanya itu, Hj.Rachmawati juga mengusulkan pembangunan pabrik cold storage serta fasilitas pengolahan produk perikanan seperti kerupuk udang. Menurutnya, pengolahan produk-produk perikanan dengan nilai tambah akan membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Hal ini sejalan dengan upaya untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang sinergis antara Kementerian UMKM dan pemerintah daerah, Hj. Rachmawati yakin bahwa UMKM di Kalimantan Utara dapat berkembang pesat, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan turut mendongkrak perekonomian daerah.










