EQUATOR-TV, TARAKAN – Latihan Search and Rescue (SAR) Gabungan yang di selenggarakan oleh Direktorat Polairud Polda Kalimantan Utara telah memasuki hari terakhir yang merupakan puncak kegiatan pada Senin, (16/12/2024) dari serangkaian kegiatan materi yang telah dilakukan 3 hari sebelumnya.
Kegiatan yang diikuti kurang lebih 60 peserta dan dibagi menjadi 5 kelompok, berasal dari Ditpolairud Polda Kaltara, Satbrimob Polda Kaltara, RS.Bhayangkara, Polres Tarakan dan Basarnas Tarakan ini melakukan simulasi penanganan dan evakuasi korban laka kapal terbakar dan tenggelam.
Simulasinya sendiri dilakukan di perairan Juwata Laut dengan mengerahkan 6 Kapal yang digunakan dalam simulasi laka kapal terbakar dan tenggelam. Ke 6 kapal tersebut yakni KP. Balam, KN. SETA, KP. Sea Raider XXXIV-2007, KP. RIB TACTICAL XXXIV-2008, KP. Dewaji Abiyasa XXXIV-2009 dan KP. Shiftender .
Dengan arahan yang diberikan melalui HT, simulasi yang dijalankan dari pagi hingga siang ini berjalan sukses sesuai rencana. Dan setelah itu dilanjutkan dengan upacara penutupan yang dihadiri oleh Kepala Basarnas Kota Tarakan, Syahril, S.E yang juga bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam sambutannya, Syahril mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para peserta dan semua pihak yang telah terlibat dalam Pelatihan SAR yang telah diadakan oleh Ditpolairud Polda Kaltara.
“Dengan adanya latihan ini disaat situasi yang cepat terjadi, kita semua bisa bertindak cepat, efektif dan terorganisasi.” Ucap Syahril.
Dilanjutkan dengan pelepasan kalung tanda peserta dari 6 perwakilan peserta dan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta. Lalu kegiatan inipun ditutup dengan melakukan foto Bersama .









