EQUATOR TV , TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara, kembali lakukan aksi penggeledahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkotika, pada Senin pagi (03/02/25), dirumah terduga pengedar narkoba di kawasan Gang Palem, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lingkas Ujung, Kota Tarakan.
Aksi penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya aksi nasional memerangi peredaran gelap narkoba, khususnya di daerah perbatasan seperti Kaltara, yang jadi jalur strategis jaringan narkotika internasional.
Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Kalimantan Utara, Brigjen Pol Tatar Nugraha, di rumah warga yang diduga sebagai pengedar narkoba. Dalam keterangannya, Brigjen Pol Tatar menyampaikan, bahwa operasi ini merupakan hasil kerja keras tim dalam beberapa pekan terakhir. Penangkapan ini bermula pada 22 Januari 2025, saat pihaknya berhasil menangkap tersangka berinisial UL, yang berperan sebagai penjemput barang narkotika.
“Penangkapan diawal, sebelum penggeledahan ini adalah berkaitan dengan penyelundupan 25 bungkus narkotika yang berhasil kami amankan. Barang tersebut diambil dari Tawau, Malaysia, lalu dikirim melalui jalur laut ke perairan Kalimantan Utara dengan tujuan akhir Sulawesi Selatan”. Namun dari hasil penggeledahan hari ini, tidak ditemukan barang kejahatan jenis narkotika di rumah tersangka, pasca penggeledahan. Namun pihaknya berterimakasih atas dukungan warga sekitar. “Kami bersyukur proses penggeledahan hari ini berjalan tanpa hambatan. Dukungan masyarakat sangat membantu dalam upaya pemberantasan narkotika di wilayah ini,” ujar Tatar.
Dalam operasi ini, petugas juga mengamankan tiga kapal yang diduga digunakan dalam jaringan penyelundupan narkotika, yakni satu kapal dari tempat penyimpanan yang diduga digunakan untuk menyembunyikan barang haram tersebut, satu kapal digunakan untuk mengangkut narkotika ke Sulawesi Selatan, dan satu kapal lainnya terlibat dalam proses penyelundupannya.
BNNP Kaltara terus berkolaborasi dengan Polri dan Bea Cukai untuk memperketat pengawasan di wilayah pesisir, terutama di jalur pelabuhan tidak resmi yang sering digunakan untuk penyelundupan narkotika.(IZ)










