Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Geliat Ekonomi Para Pelaku Usaha Mikro Ikan Asin Tipis Khas Tarakan

April 20, 2025
Reading Time: 3 mins read
Geliat Ekonomi Para Pelaku Usaha Mikro Ikan Asin Tipis Khas Tarakan
Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR-TV, TARAKAN – Ikan asin tipis, adalah satu makanan olahan dari sektor perikanan yang khas di Kota Tarakan, selain kepiting dan rumput laut. Siapa sangka olahan ikan asin tipis yang berasal ikan Pepija ini, dulunya hanya olahan ikan asin yang dikembangkan oleh salah seorang warga pendatang keturunan Sulawesi Selatan yang tinggal di Juata Laut, namun kini telah menjadi salah satu oleh-oleh favorit khas Kota Tarakan sejak lebih dari 20 tahun terakhir.

Begitu juga halnya yang digeluti oleh Riska, salah satu warga Juata Laut Rt.07, Kecamatan Tarakan Utara, yang sehari-harinya sebagai pelaku usaha mikro, ikan asin tipis sejak 22 tahun lalu secara turun-temurun. Usaha ini, sangat membantu menopang kebutuhan rumah tangganya sehari-hari, hingga mencapai lebih dari 5 juta rupiah setiap bulannya.

Baca Juga

Berikan Surprise dan Tumpeng HUT Ke-81 TNI, Polairud Kaltara Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Berikan Surprise dan Tumpeng HUT Ke-81 TNI, Polairud Kaltara Perkuat Sinergitas TNI-Polri

October 5, 2026
Lewat SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Pengawasan Alat Berat dan Kepatuhan Pajak

Lewat SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Pengawasan Alat Berat dan Kepatuhan Pajak

October 5, 2026

Lebih jauh lagi, yang menarik dari sejarah ikan asin tipis ini, ternyata konon katanya, di Sulawesi Selatan sendiri, warganya tidakada yang mengolah ikan Pepija menjadi olahan ikan asin tipis. Mengapa demikian ? Karena ternyata jenis ikan Pepija, hanya didapati di perairan Tarakan dan sekitarnya, hingga ke kawasan perairan Nunukan. Karena itulah, kala itu warga yang tinggal di kawasan Juata Laut ini, mulai mengolah ikan Pepija menjadi ikan asin tipis, yang kemudian saat ini terus menjadi komoditi unggulan khas Kota Tarakan.

Saat wawancaranya dengan Tim Liputan, Riska juga banyak menuturkan suka dukanya selama 22 tahun menggeluti usaha mikro ini bersama suaminya yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan tangkap (ikan Pepija).

“Karena pencariannya kan di laut, yang namanya angin dan gelombang itu, ya ditakuti sama para pelaut. Jadi kadang kalau mereka (suami dan kakak saya) sudah pulang dari melaut itu, baru kami merasa lega karena mereka sudah sampai”, ujar Riska.

Olahan ikan asin tipis ini, biasanya ia lakukan setiap hari Sabtu dan Minggu saja, usai sang suami datang membawa ikan Pepija hasil melaut. Dari tangkapan tersebut, kemudian ditampung di pos penampungan, dan secara beramai ramai ikan diolah dan dibuang kepala serta durinya, lalu dibelah menjadi dua, untuk kemudian keesokan harinya dijemur diatas dhari (rangka dari  jaring dan kayu, tempat menjemur ikan asin tipis), dibawah terik sinar matahari hingga sore hari.

Dalam setiap 1 dhari, Riska bisa menghasilkan 1.2 kg ikan asin tipis, yang bisa dijual ke juragan mulai Rp.140ribu/per kilo. Bahkan kadang Rp.170ribu/per kilo kepada para wisatawan/tamu yang mungkin datang langsung untuk membelinya sebagai oleh-oleh. Tentunya harga dan kwalitas yang didapat pasti jauh berbeda, karena disini pembeli bisa mendapatkan ikan asin tipis yang masih “fresh”.

Dalam wawancaranya dengan Tim Liputan, Riska juga membagikan sedikit tips tentang bagaimana membedakan ikan asin tipis yang masih segar dengan yang sudah lama. “Jika membeli langsung dari tempatnya atau yang masih di dhari gitu kan, lagsung dari pengolahannya dibeli yang kering, itu masih segar”, ujarnya.

“Ikan asin tipis yang sudah tidak segar, akan memiliki tampilan permukaan berwarna kuning kecoklatan dan berbau. Kalau yang baru dan masih fresh, warnanya putih-putih gitu”, imbuhnya.

Selain itu, jenis olahan ikan asin tipis ini biasanya dapat kita jumpai dengan 2 macam pilihan, yakni ikan asin tipis yang tidak berbumbu dan yang sudah berbumbu. Untuk yang berbumbu, biasanya sebelum dilakukan penjemuran, telah dibumbui terlebih dahulu dengan ketumbar, dan gula merah. Biasanya ikan asin tipis berbumbu, adalah jenis olahan yang memang sudah merupakan pesanan khusus.

Olahan ikan asin tipis di kawasan Juata Laut ini, hingga kini masih terus bertahan, mesti nilai jual per kilo nya tak lagi dihargai seharga Rp.200ribu seperti dulu lagi. Namun keberadaan Lantamal XIII Tarakan, yang seringkali memberikan bantuan pembuatan dhari, penyediaan peti, dan mesin pada sejumlah kelompok nelayan yang ada di Juata Laut ini, dirasakan cukup membantu meringankan beban mereka.(RK)

Post Views: 203
Tags: ikan asin tipisikan asin tipis tarakanKalimantan Utaraolahan ikan asinoleh-oleh khas tarakanpengusaha mikropepijaperikanan tarakan

EQUATOR TV

REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Berikan Surprise dan Tumpeng HUT Ke-81 TNI, Polairud Kaltara Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Berita

Berikan Surprise dan Tumpeng HUT Ke-81 TNI, Polairud Kaltara Perkuat Sinergitas TNI-Polri

October 5, 2026
Lewat SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Pengawasan Alat Berat dan Kepatuhan Pajak
Berita

Lewat SIBATARAKU, Pemprov Kaltara Perkuat Pengawasan Alat Berat dan Kepatuhan Pajak

October 5, 2026
Tingkatkan Pengamanan Keselamatan Pengunjung, Polairud Kaltara Siaga di Tempat Wisata Bahari
Berita

Tingkatkan Pengamanan Keselamatan Pengunjung, Polairud Kaltara Siaga di Tempat Wisata Bahari

October 4, 2026
Polairud Kaltara Hadir, Pastikan Keamanan Pengunjung di Destinasi Wisata Bahari
Berita

Polairud Kaltara Hadir, Pastikan Keamanan Pengunjung di Destinasi Wisata Bahari

October 3, 2026
Polisi RW Hadir, Menyapa, Mendengar, dan Melayani Masyarakat Perbatasan
Berita

Polisi RW Hadir, Menyapa, Mendengar, dan Melayani Masyarakat Perbatasan

October 2, 2026
Perkuat Sistem Kelistrikan Tanah Bumbu, PLN Berhasil Energize Trafo 2 GI 150 kV Satui
Advetorial

Perkuat Sistem Kelistrikan Tanah Bumbu, PLN Berhasil Energize Trafo 2 GI 150 kV Satui

October 5, 2026
Next Post
Peringati Milad Ke-44, BKMT Umumkan Pemenang Lomba Gerak Jalan Indah Dan Pelantikan Pengurus

Peringati Milad Ke-44, BKMT Umumkan Pemenang Lomba Gerak Jalan Indah Dan Pelantikan Pengurus

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV