EQUATOR-TV, BULUNGAN – Dalam rangka pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Pemprov Kaltara melaui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (KESBANGPOL) Kaltara, mengadakan recruitment dan seleksi Calon Paskibraka (Capaskibraka) Prov Kaltara Tahun 2025. Pembukaan seleksi Capaskibraka ini dilaksanakan pada Minggu malam (18/05/2025), bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor, Kaltara.
Gubernur Kalimantan Utara, Dr.H.Zainal A.Paliwang, SH, M.Hum, berkesempatan menghadiri langsung sekaligus membuka acara ini, sebagai wujud nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara dalam mendukung generasi muda.
Sebagaimana disampaikan Penjabat Sekretaris Provinsi Kaltara, Dr.Bustan, S.E, M.Si yang hadir mendampingi Gubernur. “Gubernur hadir langsung, saya juga hadir langsung, begitu juga Pak Kepala Kesbangpol. Ini menunjukkan bahwa dukungan pemerintah terhadap kegiatan ini sangat besar, khususnya bagi siswa-siswi kelas 10 yang menjadi peserta seleksi,” ujar Bustan dalam wawancaranya dengan awak media, mewakili Gubernur Kaltara.
Ia menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan ajang mencari putra-putri terbaik Kalimantan Utara, yang akan menjadi wakil di tingkat provinsi maupun nasional. Untuk itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam proses seleksi. “Sebelum Gubernur menandatangani dokumen apa pun, beliau meminta pelaksanaan seleksi dilakukan secara terbuka, tanpa intervensi. Tidak boleh ada ‘titipan’, meskipun berasal dari pihak tertentu. Semuanya harus berdasarkan hasil nyata dari seleksi fisik, administrasi, dan kemampuan,” tegas Bustan kepada tim liputan.
Menurutnya, hal ini penting agar Paskibraka tidak hanya menjadi simbol seremoni, melainkan wadah pembentukan karakter pemuda-pemudi unggul yang siap menyongsong masa depan bangsa. “Paskibraka punya peran strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Anak-anak ini dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, adaptif, dan mampu menjaga fokus di tengah berbagai tantangan,” lanjutnya.
Bustan juga menjelaskan bahwa seleksi Paskibraka telah menjadi bagian dari program strategis yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD). Evaluasi terhadap pelaksanaan program ini pun dilakukan secara berkala. “Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) pasti punya target. Target itu masuk dalam program, dan akan dievaluasi setelah implementasi berjalan. Gubernur juga menyampaikan bahwa kinerja Kepala Kesbangpol akan dilihat dari keberhasilan pelaksanaan seleksi ini,” jelas Bustan.
Ia berharap seleksi tahun ini dapat menjaring calon-calon Paskibraka yang tidak hanya memiliki fisik prima, tetapi juga mental kuat dan semangat nasionalisme tinggi, sehingga mampu menjadi representasi terbaik Kalimantan Utara di kancah nasional (AY).










