EQUATOR-TV, TARAKAN – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Rabu pagi (4 /6/2025), di halaman Masjid Al Maarif, Tarakan.
GPM ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkot Tarakan dalam mengantisipasi gejolak harga kebutuhan pokok yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan. GPM merupakan inisiasi Pemkot Tarakan yang bertujuan menyediakan berbagai bahan pangan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Program ini terlaksana berkat kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah, instansi terkait, pelaku usaha, dan distributor pangan. Sejumlah komoditas yang tersedia dalam kegiatan ini meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, serta kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Wali Kota Tarakan menegaskan bahwa perayaan Idul Adha bukan hanya memiliki makna keagamaan, tetapi juga membawa implikasi sosial dan ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, GPM diharapkan menjadi instrumen yang efektif dalam menjaga daya beli masyarakat, menekan laju inflasi, serta memastikan distribusi pangan yang merata dan terjangkau.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Kota Tarakan pada bulan Mei 2025 tercatat sebesar 0,24 persen secara bulanan (month to month), 1,22 persen secara tahunan berjalan (year to date), dan 1,34 persen secara tahunan (year on year). Dengan adanya GPM, pemerintah berharap angka inflasi dapat dikendalikan dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Khairul memastikan bahwa stok kebutuhan pokok di Tarakan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang Idul Adha.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tarakan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah fluktuasi harga dan memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang dan penuh makna (*).










