EQUATOR-TV, BULUNGAN, – Pemkab Bulungan terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui strategi promosi digital. Hal ini disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Diseminasi Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata melalui Media Sosial yang digelar oleh Komisi VII DPR RI bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Rabu (11/6/25) di Hotel Luminor, Tanjung Selor.
Menurut Syarwani, kehadiran kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kemampuan para pelaku usaha pariwisata, komunitas kreatif, serta aparatur pemerintah daerah dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif. Di tengah derasnya arus digitalisasi, media sosial bukan hanya menjadi wadah berbagi konten, tetapi juga ruang membangun citra dan daya tarik destinasi.
Syarwani menegaskan, Bulungan memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Sungai Kayan, warisan budaya Kesultanan Bulungan, hingga keindahan kawasan pesisir merupakan aset yang belum tergarap secara optimal.
Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran modern dan kreatif untuk mengenalkan potensi daerah ke khalayak luas. Kemajuan pariwisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu melibatkan seluruh elemen, terutama para pelaku usaha lokal. Dengan memanfaatkan media sosial secara aktif dan konsisten, para pelaku wisata diharapkan mampu menjadi ujung tombak promosi daerah. “Bulungan tidak boleh hanya jadi penonton dalam geliat pariwisata digital. Kita harus tampil, memperkenalkan kekayaan dan keunikan kita ke dunia luar,” ujar Syarwani.
Para peserta yang terdiri atas pelaku usaha pariwisata, komunitas kreatif, dan instansi terkait, cukup antusias mengikuti bimtek kali ini.
Melalui pelatihan ini, diharapkan akan lahir inovasi-inovasi promosi wisata berbasis digital yang mampu mengangkat nama Kabupaten Bulungan sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Utara (Adv.Bul).










