EQUATOR-TV, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis data. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut, ditandai dengan peresmian Desa Gunung Sari di Kecamatan Tanjung Selor sebagai Desa Cantik (Cinta Statistik), yang dilakukan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si pada Sabtu (14/6/25).
Kegiatan yang dirangkai dengan pelaksanaan penilaian lomba desa tingkat Provinsi Kalimantan Utara ini, merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), dengan tujuan utama untuk meningkatkan literasi, kesadaran, dan peran aktif perangkat desa dalam pengelolaan serta pemanfaatan data statistik. Melalui program ini, desa-desa diharapkan mampu menyusun perencanaan pembangunan secara tepat sasaran, berbasis data yang valid dan akurat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bulungan menaruh harapan besar agar Desa Gunung Sari mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lainnya di wilayah Bulungan. Menurutnya, kualitas perencanaan pembangunan sangat ditentukan oleh ketersediaan data yang baik, sehingga pengelolaan informasi statistik di tingkat desa menjadi faktor penting dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Program Desa Cantik juga diharapkan mampu memperkuat pemetaan potensi desa, mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga infrastruktur. Dengan data yang tersusun rapi dan terkelola dengan baik, pemerintah desa akan lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan dan merancang program kerja yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Pada kegiatan yang sama, dilakukan pula penilaian lomba desa tingkat provinsi, yang menjadi ajang evaluasi kinerja desa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat. Penilaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
Pemerintah Kabupaten Bulungan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung program Desa Cantik. Sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan perangkat desa dinilai sangat penting dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing melalui pendekatan berbasis data statistik (Adv.Bul)










