EQUATOR-TV, TARAKAN – Paguyuban Keluarga Warga Jawa (PAKUWAJA) Kota Tarakan resmi mengukuhkan Pengurus Harian untuk masa bakti 2025–2030 pada Minggu malam (3/8/2025), di Kayan Multi Function Hall, Hotel Tarakan Plaza.
Ketua Panitia, Nunung Trisulistiawati, SH, M.H, menyebutkan dalam sambutannya, bahwa acara ini dirancang tidak hanya sebagai pelantikan formal, namun momen awal gerakan organisasi yang inklusif dan dinamis. “Acara ini kami rangkai dalam balutan budaya dan tata cara yang mencerminkan karakter PAKUWAJA sebagai paguyuban yang menghormati warisan leluhur, sekaligus berpandangan luas ke depan. Mulai dari pertunjukan tari tradisi seperti Gandrung, hingga Jathilan dan Tanduk Majjeng, semua ini kami hadirkan sebagai simbol bahwa kebudayaan bukan sekadar hiburan, tetapi jati diri dan pengikat solidaritas,” ujarnya.
Dengan dukungan sekitar 50 orang Panitia, yang terdiri dari pengurus, pemuda, dan simpatisan, Nunung menyampaikan apresiasinya. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas terselenggaranya acara ini, baik moril dan materiil dari semua soko, jajaran pengurus, calon pengurus, para penampil seni budaya, serta seluruh warga PAKUWAJA yang hadir malam ini,” tambahnya.
Ketua Pakuwaja Kota Tarakan yang baru, Djamin juga menyampaikan rasa terimakasihnya atas amanah yang diberikan. Pakuwaja bukan hanya tempat berkumpul, melainkan wadah untuk memberdayakan dan melestarikan budaya Jawa, sebagai pelita bagi warga Jawa di Tarakan. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menumbuhkan kembali semangat guyub rukun dan menjadikan Pakuwaja sebagai rumah yang kokoh, diisi dengan cinta dan persaudaraan.
“Kami ingin menjadi kekuatan sebagai pelita bagi warga Jawa di Tarakan. Hanya dengan berjalan beriringan, kita akan melangkah lebih jauh,” ujar Djamin.
Sementara itu, Plt Ketua Pakuwaja Kaltara, Suharjo Trianto, menyebutkan bahwa keberadaan paguyuban adalah wadah sosial yang harus dilandasi dengan kerja ikhlas dan pengabdian. Ia juga meminta Pakuwaja untuk mendukung program pemerintah. “Pakuwaja wajib mendukung program pemerintah, baik kota maupun provinsi,” ucap Suharjo
Di kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Utara, Dr.H. Zainal Paliwang, SH, M.Hum, turut hadir dan memberikan pernyataan dan harapan pada pengurus baru. “Pelantikan PAKUWAJA Kota Tarakan Preode 2025–2030 dan terpilih kembali Bopo Djamin menjadi pengurus yang kedua kalinya untuk Kota Tarakan. Dan kita harapkan pengurusan baru ini punya semangat baru, kolaborasi, kemudian harmonis dan bersinergi bersama pemerintah Kota Tarakan maupun pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, ” ujar Gubernur.
Tampak hadir pula di acara ini, Forkompinda Provinsi dan Kota Tarakan, Ketua Umum PAKUWAJA Provinsi Kaltara, para Ketua Adat, para tokoh dan sesepuh, serta keluarga besar PAKUWAJA Kota Tarakan, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Pusaka, Pengurus Besar Perempuan Tidung dan kerukunan suku lainnya.
Suasana budaya Jawa terasa disepanjang acara, sebagai bukti bahwa PAKUWAJA tak hanya sebagai wadah sosial, tetapi juga turut penjaga identitas dan kebersamaan warga Jawa di perantauan (RS)










