EQUATOR-TV, TARAKAN –
Satu lagi tempat ngopi, baru saja dibuka. Tepatnya, di kawasan Jl. Slamet Riady, Kampung Bugis, Tarakan. Cafe yang dijalankan oleh empat owner ini, hadir dengan konsep “kalcer” coffeeshop, yang menyajikan aneka varian minuman coffee dan non coffee, untuk para penikmatnya.
Salah satu pemilik, Ade Hendra, mengatakan bahwa Nakko sudah memulai masa test opening sejak beberapa waktu lalu. Namun hingga kini jam operasional masih terbatas.
“Kami kongsian berempat, jadi owner-lah. Sementara ini masih masa test opening, masih jam 9 sampai jam 11. Nanti kalau udah normal, dari jam 7 pagi sampai jam 12 malam,” ujar Ade saat ditemui Tim Liputan Equator TV pada Sabtu siang (23/8/2025).
Untuk menu, ia menambahkan bahwa saat ini Nakko masih fokus pada minuman. Dari sekian pilihan, varian matcha menjadi yang paling diminati. Sayangnya, pada hari review berlangsung, stok matcha sempat kosong karena tingginya permintaan.
“Best sellernya sementara matcha, cuma matchanya lagi kosong. Kalau snack-snack sementara belum ready, masih minumannya,” jelasnya.
Berlokasi di dekat Sekolah Indo Tionghoa Tarakan ini, Toko Kopi Nakko menawarkan suasana santai untuk tempat ngopi sekaligus nongkrong bersama teman.
Meski masih baru, Ade tidak melihat toko kopi lain sebagai pesaing. Baginya, sesama pelaku usaha justru bisa saling mendorong kualitas.
“Ucapan untuk cafe lain apa? Mungkin saling improve aja, jadi kualitas semakin bagus,” ungkap Ade.
Dengan hadirnya Toko Kopi Nakko, kawasan Kampung Bugis kini semakin ramai dengan pilihan tempat ngopi dan nongkrong yang ramah untuk semua kalangan. (RS)










