Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

DPRD Nunukan Desak Hentikan Operasional Tersus Ilegal di Perbatasan

October 7, 2025
Reading Time: 2 mins read
DPRD Nunukan Desak Hentikan Operasional Tersus Ilegal di Perbatasan
Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR-TV, NUNUKAN – Ketua Komisi I DPRD Nunukan, Dr. Andi Mulyono, SH, M.H., C.La, mendesak pihak Syahbandar atau KSOP serta Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Sebatik untuk mengambil langkah tegas menghentikan seluruh kegiatan operasional bongkar muat di dermaga dan Terminal Khusus (Tersus) swasta di Pulau Nunukan dan Sebatik yang tidak memiliki izin pembangunan maupun operasional. Ia menilai praktik yang dilakukan sejumlah pengusaha ini telah merugikan negara karena tidak memberikan retribusi maupun kewajiban pajak. “Aparat berwenang lainnya seperti polisi dan kejaksaan juga diminta tegas mengusut indikasi pelanggaran aturan administrasi perizinan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan perusahaan bongkar muat kapal yang mengelola Tersus berstatus bodong atau tidak mengantongi surat izin akan menciptakan iklim usaha yang tidak sehat. Hal ini membuat perusahaan resmi harus bersaing dengan pelaku usaha ilegal sehingga menciptakan ketidakadilan dalam dunia investasi. “Pengurusan perizinan yang berliku, panjang, dan memakan biaya besar menjadi sia-sia ketika perusahaan resmi harus bersaing dengan Tersus bodong yang tidak memenuhi syarat hukum,” kata Andi Mulyono.

Baca Juga

Polisi RW Hadir, Menyapa, Mendengar, dan Melayani Masyarakat Perbatasan

Polisi RW Hadir, Menyapa, Mendengar, dan Melayani Masyarakat Perbatasan

October 2, 2026
PLN Perkuat Keandalan Listrik, Matangkan Kesiapan GI Bontang Lestari

PLN Perkuat Keandalan Listrik, Matangkan Kesiapan GI Bontang Lestari

October 1, 2026

Sebagai wakil rakyat di Komisi yang membidangi perizinan, Andi Mulyono menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, semua aktivitas perusahaan harus berjalan sesuai koridor hukum dan wajib mengantongi izin usaha. Ia menambahkan, pengusaha di bidang bongkar muat kapal harus mendapat dukungan masyarakat karena menjadi penggerak roda perekonomian. Namun, dukungan tersebut hanya layak diberikan kepada perusahaan yang legal dan patuh aturan.

Ia juga menekankan pentingnya legal standing perizinan bagi pengusaha. Perizinan ini tidak hanya menentukan lokasi usaha, tetapi juga menguji kelayakan perusahaan secara administrasi dan teknis. “Melalui perizinan akan diketahui apakah sebuah usaha merusak lingkungan, mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat, serta menimbulkan dampak negatif lainnya. Semua ini dinilai melalui analisis AMDAL dan syarat-syarat lain dari berbagai lembaga sebelum izin usaha dikeluarkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Mulyono menilai pembiaran praktik ilegal dapat memicu kekacauan administrasi dan saling lempar tanggung jawab jika suatu saat terjadi pelanggaran hukum. Selain itu, pembiaran juga memberi contoh buruk bagi perusahaan lain sehingga mereka merasa aman melanggar aturan tanpa perlindungan hukum. Ia menegaskan, “Aktivitas perusahaan bongkar muat Tersus selain menciptakan iklim usaha yang tidak sehat juga merugikan negara karena tidak membayar retribusi dan pajak. Praktik ilegal ini juga rawan pelanggaran batas negara karena membuka peluang masuknya pengusaha asing, terutama dari Malaysia.”

Untuk itu, Ketua Komisi I DPRD Nunukan ini meminta seluruh aparat penegak hukum dan lembaga terkait segera menindak tegas usaha tanpa izin agar tidak merusak iklim investasi di daerah perbatasan. Ia juga berjanji akan memanggil seluruh pengusaha Tersus, aparat hukum, dan lembaga perizinan untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Langkah ini diharapkan dapat mencari solusi demi mendorong pertumbuhan investasi yang sesuai aturan di Nunukan dan Sebatik.

Post Views: 35
Tags: DPRD NunukanKalimantan UtaranunukansebatikTerminal KhususTersus

EQUATOR TV

REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Polisi RW Hadir, Menyapa, Mendengar, dan Melayani Masyarakat Perbatasan
Berita

Polisi RW Hadir, Menyapa, Mendengar, dan Melayani Masyarakat Perbatasan

October 2, 2026
PLN Perkuat Keandalan Listrik, Matangkan Kesiapan GI Bontang Lestari
Advetorial

PLN Perkuat Keandalan Listrik, Matangkan Kesiapan GI Bontang Lestari

October 1, 2026
Interaksi Humanis, Polairud Kaltara Beri Imbauan Keselamatan bagi Nelayan Perbatasan
Berita

Interaksi Humanis, Polairud Kaltara Beri Imbauan Keselamatan bagi Nelayan Perbatasan

October 1, 2026
Dari Red Zone Narkoba Menuju KUBE Bersinar, BNNK Tarakan Siapkan Pelatihan Warga Lingkas Ujung
Berita

Dari Red Zone Narkoba Menuju KUBE Bersinar, BNNK Tarakan Siapkan Pelatihan Warga Lingkas Ujung

October 2, 2026
Aliansi Gema Bulungan Cari Solusi Karhutla! 620 Ha Terbakar, Mayoritas Adalah Lahan Konsesi
Artikel

Aliansi Gema Bulungan Cari Solusi Karhutla! 620 Ha Terbakar, Mayoritas Adalah Lahan Konsesi

October 1, 2026
Dua Raperda Disepakati, DPRD Kaltara Mengaku Kaget Penurunan Anggaran Capai Rp108 Miliar
Advetorial

Dua Raperda Disepakati, DPRD Kaltara Mengaku Kaget Penurunan Anggaran Capai Rp108 Miliar

October 1, 2026
Next Post
Atasi Infrastruktur Krayan dan Sei Menggaris, Bapedda Dorong Akselerasi Pembangunan PLBN

Atasi Infrastruktur Krayan dan Sei Menggaris, Bapedda Dorong Akselerasi Pembangunan PLBN

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV