EQUATOR-TV, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kaltara mengikuti kegiatan Rapat Rekonsiliasi Keuangan Triwulan III Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Hotel Royal Tarakan, mulai 8 hingga 10 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, guna memastikan kesesuaian data realisasi keuangan dan pelaksanaan program kerja.
Plt.Kasubag Keuangan Bappeda Litbang Kaltara, Siti Halija, S.E, menyampaikan bahwa pelaksanaan rekonsiliasi keuangan triwulan ketiga berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala berarti.
“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan hasil rekonsiliasinya pun tidak ada selisih. Sejauh ini alhamdulillah aman semua,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi antar bidang di lingkungan Bappeda Litbang berjalan baik sehingga penyusunan dan pelaporan keuangan dapat dilakukan tepat waktu.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa progres pelaksanaan kegiatan Bappeda Litbang sejauh ini sudah mencapai 43 persen. “Untuk progres, sejauh ini semua kegiatan kita sudah dilaksanakan dengan baik, tinggal melaksanakan yang ada di anggaran perubahan saja,” katanya.
Sebagian besar kegiatan yang direncanakan dalam tahun anggaran 2025 telah terealisasi sesuai jadwal dan target yang ditetapkan.
Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerjasama seluruh bidang di Bappeda Litbang, baik bidang ekonomi, sosial budaya, pengembangan wilayah (PPW), maupun bidang penggajian.
“Untuk di bidang-bidang, semua berjalan sesuai dengan waktunya. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada halangan yang menghambat pekerjaan teman-teman,” tuturnya.
Seluruh staf bekerja secara profesional untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program pembangunan daerah.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa pekerjaan yang penyelesaiannya dijadwalkan hingga akhir tahun. “Memang ada pekerjaan yang belum bisa diselesaikan dari Triwulan satu sampai Triwulan tiga. Biasanya pekerjaan itu rampung di akhir tahun,” jelasnya.
Hal tersebut, lanjutnya, merupakan hal yang wajar karena beberapa kegiatan memang dirancang untuk diselesaikan menjelang tutup anggaran.(VT)










