EQUATOR-TV, BULUNGAN – Mau belanja malas, karena harus bayar parkir ? Keluhan seperti ini mungkin lazim kita dengar dari sebagian masyarakat. Mereka mengeluhkan soal parkir yang berbayar di depan toko-toko, yang mulai banyak ditemui di beberapa daerah di Kalimantan Utara.
Banyak usaha di pusat perbelanjaan menggunakan lahan depan tempat usaha mereka sebagai area parkir dan mengenakan biaya kepada setiap konsumen yang ingin memarkirkan kendaraannya. Kondisi ini seringkali membuat beberapa masyarakat mengeluh dan bahkan enggan kembali berkunjung ke toko-toko tersebut.
Namun, berbeda dengan di Kota Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Di kawasan perbelanjaan sekitar kota ini, masyarakat tetap dapat merasakan kemudahan dengan akses parkir yang disediakan secara gratis.
Banyak pengusaha di sini menganggap bahwa menyediakan tempat parkir tanpa dipungut biaya merupakan bentuk dukungan untuk kenyamanan pelanggan saat berbelanja.
Menurut Hafsah, seorang karyawan gerai ice cream Mixue di Tanjung Selor, dalam wawancaranya dengan Equator TV pada Rabu (25/02/2026) ia membenarkan adanya fasilitas parkir gratis, yang disediakan bagi pelanggan.
“Benar adanya parkir di sini itu gratis untuk pengunjung, jadi kami tidak membebankan biaya parkir sama sekali”, ujarnya.
Sementara itu, M. Iksan, seorang konsumen yang sering berbelanja di pusat kota Tanjung Selor, menyampaikan bahwa ia belum pernah menemukan toko atau kafe yang menerapkan sistem parkir berbayar.
“Selama saya di Tanjung Selor ini, belum sama sekali saya menemukan toko atau cafe-cafe parkirnya tuh berbayar, kecuali pasar mungkin bayar”, ucapnya.
Dalam hal ini, kebijakan parkir gratis tersebut merupakan upaya para pengusaha untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan saat berbelanja sekaligus menarik lebih banyak pengunjung ke tempat usaha mereka. Hal ini juga diperkuat dari keterangan seorang karyawan usaha dan konsumen setempat.(NA)










