EQUATOR TV, TARAKAN— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-20, Sekolah Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan menggelar rangkaian kegiatan bakti sosial dan lomba seni.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi (17/08/26) di Indo Tionghoa Tarakan ini, meliputi bhakti sosial donor darah, cek kesehatan gratis dan lomba menyanyi berbahasa Mandarin “Golden Voice”.
Koordinator pelaksana kegiatan, Dini Kuswoyo B.Ed menyampaikan bahwa gelaran ini merupakan bentuk kepedulian sekolah pada masyarakat luas dan sebagai wujud bahwa Indo Tionghoa tidak hanya hadir untuk lingkungan sekolah saja.
“Sekolah mengadakan rangkaian acara ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar, karena kegiatan ini tidak hanya untuk lingkungan sekolah saja, tetapi juga dibuka untuk umum dan gratis,” terang Dini dalam wawancaranya dengan awal media.
“Selain donor darah, kami juga mengadakan cek kesehatan gratis, yakni cek gula darah dan asam urat. Harapan kami, melalui kegiatan ini sekolah bisa memberikan dampak positif, bukan hanya untuk siswa dan guru, tetapi juga untuk warga sekitar. Target pesertanya digabung, usia paling muda 17 tahun sudah boleh berpartisipasi,” imbuh Dini.
Kurang lebih 100 orang peserta dari kalangan siswa, guru, orang tua, hingga masyarakat umum, ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang karena bisa mengetahui kondisi kesehatannya secara gratis.
“Saya melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan asam urat. Alhamdulillah hasilnya normal semua. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan setiap tahun. Karena ini sangat membantu, tidak hanya untuk warga sekolah tapi juga masyarakat umum, ” terang Aleksander dan Maria.
Selain bakti sosial, puncak acara HUT ke-20 juga dimeriahkan dengan lomba “Golden Voice” berbahasa Mandarin, untuk terus mendorong siswa dan masyarakat Tarakan belajar bahasa Mandarin melalui media lagu.
Dari total target 50 peserta, sebanyak 18 finalis yang lolos audisi dan babak penyisihan, untuk selanjutnya tampil di babak final pada hari ini. Final dibagi menjadi 3 kategori, yaitu SD, SMP/SMA serta umum, dengan masing-masing kategori diisi 6 peserta. Sebagaimana dijelaskan oleh Vien Angreni S.Pd, selaku koordinator Pelaksana Golden Voice.
“Tujuannya agar masyarakat bisa mempelajari bahasa Mandarin yang saat ini memang sedang booming di tingkat internasional,” ujar Vien.
Antusiasme peserta juga terlihat dari para finalis. Salah satunya Kendrick, peserta kategori SD yang tampil membawakan lagu dengan nada tinggi.
“Penampilannya tadi sangat puas dan bangga, karena sudah bisa menampilkan yang terbaik. Lagunya nada tinggi dan agak susah untuk saya. Jadi harapannya, juara berapa pun cukup, yang penting harus bersyukur”, ucapnya.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Sekolah Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan berharap dapat terus berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pelestarian budaya di Kota Tarakan. (IZ)








