EQUATOR-TV, TANA TIDUNG – Upacara pengibaran bendera merah putih 17 Agustus 2026 di Pusat Pemerintahan atau Puspem Kabupaten Tana Tidung pada Senin (17/8/2026) pagi berlangsung sukses dan meriah, serta mendapat pujian dan apresisasi dari Bupati Ibrahim Ali, S.P
Menurutnya, upacara perdana di Puspem ini menunjukkan semangat patriotisme dan nasionalisme anak bangsa, serta menjadi momentum baik bagi kemajuan pembangunan di KTT, termasuk pembangunan infrastruktur gedung perkantoran dan kompleks pemerintahan.
“Alhamdulilah tdi kita baru saja selesai melaksanakan dan menyaksikan pelaksanaan detik-detik proklamasi pengibaran bendera merah putih di pusat pemerintah tanggal 17 Agustus 2026, dan alhamduliah mulai dari pelaksanaan awal hingga pengibaran bendera merah putih dan sampai dilanjutkan dengan atraksi persembahan dari adik adik marching band dan atraksi persembahan dari silat militer Yonif TP 922/Upun Taka Kabupaten Tana Tidung berjalan dengan baik dan luar biasa, ini tentunya menjadi suguhan tontonan yang luar biasa buat masyarakat Tana Tidung,” ujar Ibrahim Ali.
“Dan satu hal yang perlu diketahui bahwa ini pelaksanaan upacara perdana di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung,” imbuhnya.
Masyarakat, ASN dan lembaga negeri maupun swasta pun turut menyambut upacara kenegaraan perdana di kompleks Puspem tersebut.
Puspem adalah kompleks perkantoran yang juga didesain sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru dan modern, serta menjadi ikon bagi KTT.
Sejak Pk.06.30 waktu Tana Tidung, warga dan ASN sudah membanjiri lapangan upacara, tak sabar ingin segera merasakan atmosfer pelaksanaan upacara di pusat ikon baru KTT tersebut.
Barisan kendaraan membelah jalan utama Sesayap Hilir, deretan baliho kemerdekaan, suara langkah baris-berbaris, serta alunan pengeras suara penertiban peserta, merupakan lambang ikonik yang membuka upacara perdana di lahan seluas 440 hektar tersebut.
Para tamu dan pejabat KTT pun sudah mulai membajiri tribun utama, lapangan luas dan tatanan arsitek taman, serta jalan-jalan penghubung di komplek Puspem, menjadi potret sebuah perayaan negara dilokasi kompleks pemerintahan yang baru.
Derap langkah paskibraka dan deretan peserta upacara yang mengenakan seragam Korpri bagi ASN dan seragam sauna angkatan TNI/Polri serta lembaga instansi lainnya, memberi makna patriotik pada upacara perdana tersebut.
Pengibaran bendera oleh paskibraka yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya seolah memberikan isyarat kemerdekaan kini telah menyapa seluruh rakyat tanah KTT untuk kedepannya segera bangkit berkarya dan membangun daerahnya secara lebih baik.
Upacara perdana ini, juga diselingi dengan berbagai aktraksi kesenian khas nasional, diantaranya penampilan artis Dangdut Academy 8 asal pulau Bunyu, Asna Kirani yang pernah berkompetisi di acara TV nasional.
Selanjutnya disusul dengan penampilan Gita Suara Upun Taka yang menampilkan tarian dan seni drama musical, dan dilanjutkan dengan penampilan pencak silat TNI dan atraksi heroic pemecahan batu dan tendangan berputar. Upacara kemudian di diakhiri dengan sesi foto bersama. (SMO)









