EQUATOR-TV, TARAKAN – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan menggelar layanan Paspor Simpatik di akhir pekan, khusus bagi calon jamaah haji Kota Tarakan. Sebanyak 116 jamaah terdaftar untuk melakukan pendaftaran paspor pada Sabtu pagi (20/9/25).
Kasubsi Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Tarakan, Aris Widodo, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi Kemenag Kota Tarakan. “Jadi ini kebetulan hari ini ada permintaan dari kantor Kementerian Agama Kota Tarakan untuk jemaah hajinya. Mereka kita layani kegiatan paspor simpatik ini. Jadi, pemohon berupa instansi atau kelompok masyarakat itu bisa memohonkan grupnya atau kelompoknya untuk dibuatkan paspor di luar jam kerja. Tapi ada kuotanya yaitu minimal lima puluh pemohon,” jelas Aris.
Ia menambahkan, seluruh data calon jamaah haji sebelumnya sudah diserahkan Kemenag sehingga pemohon hanya tinggal datang dengan membawa persyaratan. “Jemaah haji yang sudah terlist akan dipanggil untuk datang hari ini. Jadi mereka tinggal datang membawa persyaratan-persyaratan kelengkapan untuk pembuatan paspor, kita proses untuk bisa foto dan wawancara,” lanjutnya.
Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Tarakan, Asmawan, juga menyebutkan bahwa jamaah yang hadir baru 80 persen dari 120 nama, dengan 26 orang di antaranya sudah memiliki paspor lama. “Baru 26 yang sudah punya paspor, mungkin yang sudah pernah umroh, atau mungkin berangkat ke luar negeri. Selebihnya mengurus paspor baru. Ya, domisili Tarakan semua,” ungkap Asmawan.
Meski ada sedikit kendala dalam pengurusan berkas paspor baru, namun bisa segera diatasi. “Untuk pengurusan paspor, kalau berkasnya tidak ada kendala. Cuma memang ada sebagian tetapi, masalah bisa kita atasi. Misalnya nama, tapi itu nanti kita bisa update, ya sesuai nama nomor di nomor porsi, nomor SPPH. Kita update, supaya nanti yang dipakai dari nama di SPPH,” tutupnya (VT)










