EQUATOR-TV, SAMARINDA – Para pelaku usaha Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun GPFI Kalimantan Timur (Kaltim) ke-57 tahun 2026 di Swiss-Belhotel Borneo, Samarinda, pada Rabu (19/8/2026).
Mengusung tema “Bersama GPFI, Bersinergi untuk Negeri”, kegiatan ini berlangsung meriah dan menjadi momentum mempererat hubungan antara pelaku usaha farmasi dengan regulator di Kalimantan Timur.
Sejumlah pihak terkait termasuk pemerintah turut hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Dinas Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), hingga para pelaku dan distributor farmasi di Kalimantan Timur.
Ketua GPFI Kaltim, Teguh Winarno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan puncak dari rangkaian peringatan HUT ke-57 GPFI.
Sebelumnya, GPFI Kaltim telah menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan hampir seluruh distributor farmasi Kalimantan Timur.
Rangkaian kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah, ramah tamah, serta tukar kado antar anggota.
Teguh Wianrno mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan hari jadi organisasi, namun momen tersebut juga menjadi wadah untuk meningkatkan sinergi dan komunikasi antar pelaku bisnis farmasi.
“Yang hadir ini para steakholder farmasi di Provinsi Kaltim, ada Dinas Kesehatan, BPOM, dan pelaku-pelaku bisnis farmasi,” ujar Teguh.
Selain itu, GPFI Kaltim juga mendorong semakin kuatnya kolaborasi antara dunia usaha dengan pemerintah dan lembaga terkait, sebagai regulator sektor farmasi.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa terus meningkatkan sinergitas antar pelaku bisnis farmasi, di Provinsi Kaltim dan juga bisa lebih meningkatkan sinergitas antara regulator dan pemain usaha bisnis farmasi di Kaltim, “tambahnya.
Peringatan HUT GPFI rutin diselenggarakan setiap tahun sebagai penyemangat bagi para anggota dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan bisnis farmasi.
“Setiap tahun kita melaksanakan peringatan ulang tahun GPFI Kaltim sebagai penyemangat kita, bahwa menghidupi bisnis ini rumit, tapi sangat indah, “ujarnya.
Pelaksanaannya dilakukan secara bergantian di sejumlah daerah, seperti Samarinda maupun Balikpapan, sebagai bentuk pemerataan sekaligus memperkuat silaturahmi antaranggota.
Saat ini, GPFI Kalimantan Timur memiliki 61 anggota yang tersebar di Samarinda, Balikpapan, Bontang hingga Sangatta, Kutai Timur, dengan jumlah anggota terbanyak berada di Samarinda.
Melalui momentum HUT ke-57, GPFI Kaltim berharap sinergi antara pelaku usaha, pemerintah dan regulator semakin kuat, sekaligus mendukung perkembangan industri farmasi di Kalimantan Timur.(SMO)









