EQUATOR TV, TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan (BNNK Tarakan), terus memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), melalui Program Rehabilitasi Berkelanjutan Tahap 2.
Rapat koordinasi program tersebut digelar di Ruang Pertemuan Kantor BNNK Tarakan, pada Jumat pagi (28/08/26).
Kepala BNNK Tarakan, Evon Meternik, S.E, menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai upaya pememulihan klien rehabilitasi agar kembali produktif.
“Kegiatan pada hari ini, pada intinya kita ingin bahwa klien rehabilitasi yang kita tangani menjadi klien yang pulih. Yang bisa produktif kembali ke masyarakat dan mereka memiliki kemampuan, sehingga nantinya mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan sehingga tidak kembali lagi menjadi penyalahgunaan narkotika,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga ingin menjalin kerjasama dengan seluruh stakeholder yang ada di Kota Tarakan. Bahwa penanganan narkotika ini tidak bisa dikerjakan oleh BNN sendiri, namun membutuhkan kerjasama dan dukungan dari stakeholder lainnya seperti Bapas, pihak swasta, pemerintah, PKK, Dekranasda serta kelompok masyarakat lainnya.
“Kalau bisa narkotika di Kota Tarakan ini tidak ada lagi. Dengan tidak adanya peredaran narkotika maka keamanan, ketertiban dan ekonomi masyarakat akan terjamin. Itu yang kita harapkan,” tegas Evon.
Rapat koordinasi ini dihadiri perwakilan berbagai instansi terkait, sebagai langkah awal pelaksanaan Program Rehabilitasi Berkelanjutan Tahap 2.
Dalam rapat tersebut, BNNK Tarakan juga memaparkan 4 pilar langkah strategis dan inovasi sebagai fokus kerja kedepan, yakni :
1. Penguatan Pencegahan meliputi GE Gempur Narkoba, Sosialisasi P4GN, Pemberdayaan Kawasan Rawan Narkoba, hingga Penguatan Media Sosial.
2. Bidang Rehabilitasi dengan inovasi Rumah Jalan dan Cinta, Posko Rehabilitasi, serta Klinik Konsultasi Narkoba.
3. Bidang Pemberantasan melalui Operasi Gabungan dan Operasi Bersahabat.
4. Pemberdayaan Masyarakat dengan Pembinaan Lingkungan, Pembinaan Kampung Tangguh, dan Pelibatan Komunitas Anti Narkoba.
Evon menegaskan kembali, bahwa penanganan narkotika tidak bisa dilakukan BNN sendiri, diperlukan sinergi kuat dengan seluruh stakeholder di Kota Tarakan.
Melalui program ini, BNNK Tarakan berharap peredaran narkotika dapat ditekan sehingga keamanan, ketertiban, hingga perekonomian masyarakat Kota Tarakan dapat terjamin.(IZ).









