EQUATOR-TV, BULUNGAN – Guna meninjau pelaksanaan program, serta menyempurnakan rencana pengelolaan kawasan strategis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI dan Kemendagri RI melaksanakan kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Implementasi IAD (Integrated Area Development) Lanskap Kayan, yang berlangsung di Ruang Serbaguna BKPSDM pada Rabu (26/08/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah pusat, yang menunjukkan adanya komitmen bersama dalam pengembangan kawasan strategis tersebut.
Dalam wawancaranya, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pihak terkait serta menjelaskan fokus kegiatan yang dilakukan bersama tim.
“Kita berterima kasih hari ini pemerintah pusat melalui Kemenko Pangan, Kementerian Kehutanan, Kementerian dalam Negeri hadir di Kabupaten Bulungan, untuk melakukan pemantauan dan evaluasi terkait dengan pelaksanaan Integrated Area Development, khususnya di kawasan lanskap kayan yang ada di Kabupaten Bulungan”, ujarnya.
Ia menambahkan bahwa forum tersebut menjadi ruang pertukaran pandangan dan masukan yang akan menjadi dasar penyempurnaan arah kebijakan ke depan.
“Tentu dengan evaluasi ini ada penyempurnaan, kita sampaikan beberapa pandangan, masukan, dan tentu juga kita banyak mendengarkan beberapa hal yang mungkin menjadi arah kebijakan terkait dengan pengembangan IAD ke depan termasuk yang sudah kita laksanakan hari ini”, imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa fokus utama yang disampaikan pemerintah daerah adalah program-program yang sudah dan sedang dijalankan di lapangan.
“Jadi sebenarnya yang kita sampaikan dalam forum pemantauan dan evaluasi hari ini terkait dengan IAD lanskap kayan ini adalah program-program yang sudah kita laksanakan”, ucapnya.
“Nah, termasuk komitmen kita sejak tahun 2022-2023 yang lalu sampai tahun 2026 itu adalah yang berkaitan dengan kompetisi bulungan hijau yang kita kemas melalui program transport anggaran kabupaten yang berbasis ekologi langsung kepada teman-teman di desa”, tambahnya.
Ia juga berharap agar dukungan terhadap program-program tersebut terus berlanjut, sehingga pelestarian kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan.
“Dengan demikian kita harapkan support untuk program ini dari pemerintah daerah, semangat untuk menjaga kawasan dan meningkatkan ekonomi kesejahteraan masyarakat di sekitar, baik kawasan hutan maupun di luar itu bisa kita support melalui kebijakan daerah dalam bentuk transport anggaran kabupaten berbasis ekologi itu”, tutupnya.(NA)








