EQUATOR TV, TARAKAN – Turnamen basket 3X3 untuk pelajar di Kota Tarakan, Indo TiongHoa (ITH) 3X3 CUP 2026, resmi digelar mulai 24 hingga 29 Agustus 2026.
Sekolah Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan yang mengusung tagline “No Limits on the Court, No Limits to Youth pada Senin malam, (24/08/26) di lapangan Indotionghoa, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Turnamen basket ITH 3X3 CUP ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Indo Tionghoa School yang ke-20 tahun, yang sebelumnya juga sukses melaksanakan giat donor darah dan lomba menyanyi bahasa Mandarin.
Para peserta turnamen basket kali ini, adalah siswa-siswi SMP dan SMA se-Kota Tarakan, dimana penyelenggaraanya mendapat dukungan dari Persatuan Bola Basket (Perbasi) Tarakan, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan, Dinas Pendidikan baik Kota maupun Provinsi Kalimantan Utara, serta sponsor lainnya.
Ketua Panitia ITH 3X3 CUP, Dini Kuswoyo, B.Ed, dalam wawancara khususnya dengan Tim Liputan Equator TV, berharap kejuaran basket di kalangan pelajar seperti ini, dapat terus berkembang.
“Harapan kami ke depan, event basket di Kota Tarakan ini bisa terus berkembang. Tujuannya untuk menjalin silaturahmi antar sekolah-sekolah yang mungkin belum kenal dengan Sekolah Indo Tionghoa Tarakan, lalu juga untuk meningkatkan rasa sportivitas dan minat bakat mereka dalam olahraga terutama di bidang basket,” terang Dini.
“Pesan saya, tetap junjung tinggi sportivitas. Karena olahraga adalah ruang untuk kita menjalin silaturahmi dan hubungan antar sekolah maupun teman-teman siswa-siswi se-Kota Tarakan,” tegasnya.
Total sebanyak 70 tim dari tingkat SMP dan SMA se-Kota Tarakan ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Panitia berharap ITH 3X3 CUP dapat menjadi agenda tahunan untuk memajukan olahraga basket sekaligus mempererat silaturahmi antar sekolah di Kaltara.
Di hari pertama turnamen, puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Tarakan dan sekitarnya tampak memadati lapangan Sekolah Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan, sejak sore hingga malam hari, yang rencananya akan digelar selama 6 hari penuh.
Pemerintah Kota Tarakan sendiri melalui Sekretaris Disbudporapar, Drs.Muhammad Zainuddin, sangat mengapresiasi pihak Indo Tionghoa School atas terselenggaranya turnamen basket ini.
“Yang pertama adalah justru kami yang berterima kasih kepada lembaga ini karena telah membantu kita untuk peningkatan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) Kota Tarakan. IPO itu salah satunya adalah turnamen dan kegiatan yang tercipta ketika ada turnamen, “ujar Zainuddin.
“Mudah-mudahan event-event seperti ini semakin banyak dan memberikan kontribusi nyata bagi IPO Tarakan. Jelas kami selaku dinas yang menangani urusan pemuda dan olahraga tentu akan memberikan yang terbaik untuk semua kegiatan yang menyangkut olahraga. Baik dalam kebijakan teknis maupun kebijakan strategis,” terangnya.
Saat ini pihaknya juga telah mempersiapkan tim Kota Tarakan untuk menjadi peserta pada Pekan Olahraga Provinsi di Malinau bulan November mendatang.
Dari beberapa cabor yang dipertandingkan, ia berharap Tarakan bisa mengikuti keseluruhan cabor yang ada.
“Kita punya tugas berat sebagai juara umum. Jadi kalau dibilang dukungan, justru lembaga-lembaga inilah yang mendukung kami dalam melaksanakan tugas di bidang keolahragaan. Saling berkontribusi,” tutupnya.
Dengan semangat “No Limits to Youth”, ITH 3X3 CUP 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan bibit-bibit atlet basket baru, tetapi juga menjadi wadah positif bagi pelajar untuk berprestasi, berkompetisi sehat, dan membangun kebersamaan.
Turnamen ini sekaligus membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan untuk mempererat persaudaraan antar sekolah di Kota Tarakan. (IZ)








