EQUATOR-TV, TARAKAN — RSUD dr. H. Jusuf SK kembali menggelar Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) untuk keenam kalinya.
BKTV yang berlangsung selama tiga hari, 4-6 September 2026, tersebut melibatkan tim ahli dari sejumlah rumah sakit rujukan nasional.
Pada BTKV ke-6 ini, sebanyak tiga pasien menjalani operasi jantung. Mereka terdiri dari satu pasien dewasa dan dua pasien pediatrik atau anak.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program supervisi dan pengampuan layanan kardiovaskular (proctoring), yang bertujuan untuk mendukung peningkatan kompetensi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus memperkuat layanan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di RSUD dr. H. Jusuf SK.
Dalam pelaksanaannya, Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia (HBTKVI) menugaskan Prof. Dr. med. dr. Paul L. Tahalele, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), FIATCVS, selaku Penasehat HBTKVI.
Prof Paul bertugas melakukan supervisi dan pengampuan terhadap tiga tindakan operasi jantung tersebut, yang juga melibatkan dr. Ivan Joalsen Mangara Tua, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), yang merupakan Ketua Komisi Bedah Jantung Dewasa & Transplantasi sekaligus Ketua Koordinator Wilayah Kalimantan HBTKVI.
Ia ditugaskan dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk memberikan pelayanan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di RSUD dr. H. Jusuf SK.
Selain itu, tim dari RSUP dr. Kariadi Semarang turut memberikan dukungan. Tim tersebut terdiri dari dr. M. Ali Shodiq, Sp.B, Sp.BTKV, Subsp.VE(K); dr. Hari Hendriarto Satoto, Sp.An-TI, Subsp.An.KV.(K); dan dr. Aria Dian Primatika, Sp.An-TI, Subsp.T.I(K).
Mereka juga didampingi enam perawat dari Instalasi Intensif dan Instalasi Bedah Sentral RSUP dr. Kariadi.
Pada hari pertama, Jumat (4/9/2026), tim gabungan melakukan operasi terhadap dua pasien pediatrik. Operasi kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Sabtu (5/9/2026), dengan menangani satu pasien dewasa. Seluruh rangkaian operasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Ronald Jan Palenteng, Sp.An., PCTI, selaku penanggung jawab kegiatan BTKV ke-6, mengatakan operasi jantung bukan lagi hal baru bagi RSUD dr. H. Jusuf SK.
Menurutnya, kegiatan BTKV telah rutin dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir, melalui kerjasama dengan HBTKVI dan sejumlah rumah sakit rujukan nasional.
“Operasi BTKV ini bukan yang pertama kali kami laksanakan. Seluruh rangkaian operasi pada kegiatan BTKV ke-6 ini berjalan lancar tanpa ada kendala, berkat kerja sama yang baik antara tim RSUD dr. H. Jusuf SK dengan HBTKVI dan tim dari RSUP dr. Kariadi Semarang,” ujar dr. Ronald.
Ia menambahkan, seluruh tindakan operasi jantung dalam kegiatan BTKV ke-6 tersebut ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.
Dengan demikian, pasien dan keluarga tidak dibebani biaya tambahan dalam proses penanganan kondisi jantung yang dialami.
Melalui pelaksanaan BTKV secara berkelanjutan, RSUD dr. H. Jusuf SK berharap masyarakat Kalimantan Utara, khususnya pasien dengan kelainan jantung, dapat memperoleh akses layanan bedah jantung berkualitas tanpa harus menjalani rujukan keluar daerah.
Kegiatan tersebut juga diharapkan semakin meningkatkan kompetensi tim medis RSUD dr. H. Jusuf SK dalam menangani berbagai kasus bedah toraks, kardiak, dan vaskular.
Selain itu, keberlanjutan program BTKV diharapkan semakin memperkuat peran RSUD dr. H. Jusuf SK sebagai rumah sakit rujukan layanan jantung di Provinsi Kalimantan Utara. (sumber : hms_rsud)









