EQUATOR-TV, BULUNGAN – Demi menyempurnakan dan menyelaraskan substansi dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Kelanjutusiaan agar tepat sasaran dan berdampak bagi kesejahteraan warga lanjut usia, Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Sosial menyelenggarakan kegiatan Loka Karya.
Loka Karya Pra-Finalisasi dan Penyelarasan Substansi RAD Kelanjutusiaan Provinsi Kalimantan Utata tersebut, digelar pada Selasa (27/10/2026), bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara.
Dalam wawancaranya, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M menekankan bahwa penyusunan dokumen ini diarahkan agar para lansia tidak terabaikan dan tetap mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah.
“Sebetulnya yang mau kita rumuskan hari ini adalah peraturan daerah yang nanti jangan sampai lanjut usia kita ini yang tidak terpikirkan atau terpinggirkan, kita harus betul-betul bagaimana mereka ini bisa kita berdayakan usia senjanya, betul-betul masih mendapatkan hak-hak pelayanannya salah satu kesehatan”, ungkapnya.
Ia menambah bahwa kehadiran pemerintah harus senantiasa dirasakan oleh para lansia di masa tuanya.
“Itu juga terkait dengan bagaimana mereka di usia tuanya, dan kita juga akan menuju ke sana betul-betul masih diperhatikan oleh pemerintah seperti mendapatkan layanan sebagaimana mestinya itu harapan kita”, tambahnya.
Data jumlah lansia di Kaltara yang diperkirakan akan meningkat pesat dalam kurun waktu mendatang.
“Kita tadi kurang lebih di angka 58.000 sekian total lanjut usia yang ada di Kalimantan Utara, ini harus kita pikirkan karena ke depannya sampai tahun 2035 lonjakannya luar biasa sampai 100.000 sekian”, ujarnya.
Menghadapi lonjakan tersebut, persiapan yang matang dan berkelanjutan sangat diperlukan melalui perencanaan dan penganggaran daerah.
“Program kegiatan ini sudah harus betul-betul kita mitigasi, kita siapkan untuk kita masukkan dalam RKPD dan dalam APBD setiap tahunnya untuk menghadapi lonjakan kenaikan lanjut usia ini”, tambahnya.
Terkait fasilitas penunjang kesejahteraan lansia, ia juga menyampaikan harapan dan komitmen pribadinya untuk memperbaiki kondisi panti yang dinilai sudah kurang baik.
“Kalau harapan saya salah satu ada keinginan bagi saya secara pribadi, saya harus merevitalisasi panti yang ada karena saya lihat sudah tidak representatif. Mudah-mudahan nanti kedepannya APBD kita semakin kuat dan itu menjadi salah satu fokus kita nanti. Jadi dari komitmen kita mulai hari ini seperti itu”, tutupnya.(NA)




