Friday, October 23, 2026
  • Tentang Kami
  • Visi Dan Misi
  • Redaksi
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Pelindungan Wartawan
Equator TV
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Tana Tidung
    • Nunukan
    • Malinau
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Advetorial
  • Login
No Result
View All Result
Equator TV
Home Artikel

Pedro Castillo, ‘Presiden Miskin’ Pertama Peru Digulingkan atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 08 Desember 2022 - 09:10

by REDAKSI
December 8, 2022
in Artikel, Berita
Reading Time: 3 mins read
0 0
Pedro Castillo, ‘Presiden Miskin’ Pertama Peru Digulingkan atas Tuduhan Korupsi
Share on FacebookShare on Whatsapp

EQUATOR-TV.COM , REQNews.com — Menolak korup di negeri para koruptor, ya dihabisi dengan tuduhan korupsi. Itulah yang terjadi pada Pedro Castillo, presiden miskin pertama Peru.

Ketika terpilih sebagai presiden Peru tahun lalu, Castillo — guru sekolah di pedesaan — adalah pemimpin pertama negara Andean tanpa ikatan dengan elit penguasa.

Related posts

NTT Serap Ilmu dari Kaltara, Kelola Pajak Kendaraan di Atas Air

NTT Serap Ilmu dari Kaltara, Kelola Pajak Kendaraan di Atas Air

October 22, 2026
Pemprov Kaltara Gelar Lomba Inovasi Daerah 2026, Bertius Tekankan Manfaat Nyata

Pemprov Kaltara Gelar Lomba Inovasi Daerah 2026, Bertius Tekankan Manfaat Nyata

October 21, 2026

Dia dipuji sebagai pemecah cetakan, tapi anggota serikat buruh sayap kiri itu benar-benar mengganggu gerombolan koruptor yang memaksa Kongres, Rabu 7 Desember malam, menggulingkannya dalam pemungutan suara pemakzulan. Tuduhan yang menjatuhkannya adalah korupsi.

Castillo, 53 tahun, tidak dikenal siapa pun di Peru sampai dia memimpin pemogokan nasional lima tahun lalu yang memaksa pemerintah membayar tuntutan kenaikan gaji.

Ia lahir dari keluarga petani miskin di Puna, desa kecil di wilayah Cajamarca. Tidak ingin menjadi petani, Castillo menjadi guru selama 24 tahun di desanya.

Castillo menghabiskan masa kecil dengan membantu orang tua di tanah pertanian, dan berjalan beberapa mil pergi dan pulang sekolah.

Pada hari pelantikannya sebagai presiden, Castillo mengatakan; “Ini kali pertama Peru diperintah seorang petani, seorang dari kelas tertindas.”

Seperti kebanyakan petani Andean, Castillo mengenakan sombrero putih — topi lebar ciri khas Cajamarca — dan setelah jas hitam. Untuk acara non-formal, Castillo mengenakan ponco dan sepatu terbuat dari daur ulang ban.

Saat berkampanye untuk menjadi presiden, sebagian besar perjalanannya dilakukan dengan berkuda. Ia menjadi gambaran rasa frustrasi rakyat yang menjadikan dirinya harapan.

“Tidak ada lagi orang miskin di negara kaya,” katanya saat berkampanye untuk Partai Peru Libre, atau Partai Peru Merdeka.

Kepada rakyatnya dia berjanji tidak akan menikmati gaji sebagai presiden, dan tetap hidup dengan gaji guru. Ia juga menggambarkan dirinya sebagai orang yang bekerja, beriman, dan berharap.

Alih-alih memperjuangkan nasib rakyat, Castillo terkunci dalam upaya mempertahankan kekuasaannya sejak jaksa agung menuduhnya mengepalai organisasi kriminal yang membagikan kontrak publik dengan imbalan uang.

Castillo, demikian tuduhan jaksa agung, melibatkan keluarga dan sekutunya dalam praktik korupsi paling keji.

Rabu 7 Desember Castillo menjadi presiden Peru ketiga sejak 2018 yang dipecat berdasarkan ketentuan konstitusi, yaitu ketidakmampuan moral.

Castillo sempat bermanuver pada menit-menit terakhir untuk mencegah pemakzulannya, yaitu membubarkan Kongres dan memerintah dengan keputusan. Anggota parlemen lebih memilih untuk mencopotnya.

Janji Castillo

Castillo mengalahkan kandidat sayap kanan Keiko Fujimori, putri mantan presiden Peru Alberto Fujimori, dengan janji perubahan radikal untuk memperbaiki keadaan rakyat menghadapi resesi yang diperparah pandemi Covid-19.

Ia menjanjikan Peru sebagai negara tanpa korupsi. Namun, Castillo tidak pernah tahu bagaimana memberantas korupsi yang telah mendarah-daging di negaranya.

Castillo adalah seorang Katolik penentang pernikahan gay, aborsi elektif, dan eutanasia. Dia sering mengutip Alkitab untuk menyampaikan maksudnya.

Di rumah berdinding bata merah di dusun Chugur di Cajamarca, gambar Yesus dikelilingi domba tergantung sedemikian rupa. Ada tulisan dalam Bahasa Inggris yang artinya Yehuwa adalah gembalaku.

Sebelum mengalahkan Keiko Fujimori, Castillo meledak di kancah politik Peru ketika memimpin pemogokan 80 hari untuk menuntut kenaikan gaji.

Ia meninggalkan 3,5 juta siswa sekolah umum tanpa guru di depan kelas, yang memaksa Persiden Pedro Pablo Kuczynski — yang semula menolak berunding — mengalah dan membayar kenaikan gaji.

Carlos Basombrio, menteri dalam negeri saat itu, mencoba mendelegitimasi aksi protes itu dengan menuduh pemimpin aksi terkait dengan Movadef — sayap politik Shining Path, gerilyawan Maois yang dianggap organisasi teroris.

Tuduhan itu dengan mudah dimentahkan karena Castillo memimpin patroli petani bersenjata atau renderos yang melawan serangan Shining Path pada puncak konflik internal Peru antara 1980-2000.

Di dekat rumahnya, Castillo memiliki lahan satu hektar yang dikelola sebagai perkebunan jagung dan ubi jalar, beternak ayam dan sapi.

Ketika bertemu pendahulunya — presiden sementara Fransisco Sagasti — di istana, Castillo berkelakar; “Di mana saya akan memasukan semua hewan ternak saya.”

Saat itu ia mengusulkan kediaman resmi persiden dan Istana Pizarro diubah menjadi museum. “Saya percaya kita harus memutus simbol kolonial,” katanya.

Castillo juga berjanji akan kembali menjadi guru ketika masa jabatan presidennya habis tahun 2026.***(08)

Disadur dari www.reqnews.com

https://www.reqnews.com/read/news/57965/pedro-castillo-presiden-miskin-pertama-peru-digulingkan-atas-tuduhan-korupsi

Post Views: 88
Tags: DIGULINGKANDITUDUH KORUPSIPEDRO CASTILLOPERUPRESIDEN MISKIN

Trending 7 Hari Terakhir

  • Edan! Rakyat Lagi Susah, Anggaran Cetak Kalender DPR Nyaris Rp 1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Apresiasi Gerak Cepat Polda Sulsel Selamatkan Mahasiswa Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Standar Penerimaan Ketat di SMA Unggul Garuda Bulungan, Ini Pesan Penting Kadisdikbud Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Polisi Penolong” Beraksi di Pelabuhan SDF Tarakan, Hadir dengan Kepedulian dan Ketulusan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah TPPO, Ditpolairud Polda Kaltara Gagalkan Pemberangkatan CPMI Ilegal ke Tawau-Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Equator TV

Menjaga Narasi Menyatukan Negeri

Follow Kami:

Recent News

  • NTT Serap Ilmu dari Kaltara, Kelola Pajak Kendaraan di Atas Air
  • Pemprov Kaltara Gelar Lomba Inovasi Daerah 2026, Bertius Tekankan Manfaat Nyata
  • Gerakan Pangan Murah Bulungan Ramai Diserbu Warga! Harga Hemat Hingga Puluhan Ribu

Category

  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita
  • Budaya
  • Bulungan
  • Hiburan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kuliner
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Recent News

NTT Serap Ilmu dari Kaltara, Kelola Pajak Kendaraan di Atas Air

NTT Serap Ilmu dari Kaltara, Kelola Pajak Kendaraan di Atas Air

October 22, 2026
Pemprov Kaltara Gelar Lomba Inovasi Daerah 2026, Bertius Tekankan Manfaat Nyata

Pemprov Kaltara Gelar Lomba Inovasi Daerah 2026, Bertius Tekankan Manfaat Nyata

October 21, 2026
  • Tentang Kami
  • Visi Dan Misi
  • Redaksi
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Pelindungan Wartawan

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltara
    • Tarakan
    • Malinau
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Tana Tidung
  • Kaltim
  • Politik
  • Nasional
  • Opini
  • Advetorial

© 2026 EQUATOR TV

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In