EQUATOR-TV.COM TARAKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, kembali gelar Forum Group Discussion (FGD)-tahap III pada Selasa siang (28/11/23), di Ruang Imbaya, Pemerintah Kota Tarakan.
FGD yang digelar kembali untuk ketiga kalinya ini, merupakan FGD lanjutan dari FGD I dan II yang digelar pada 28 Agustus 2023 dan 09 November 2023 lalu.
FGD III yang berlangsung Selasa siang ini, merupakan forum diskusi bersama guna finalisasi penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan.
Tampak hadir Sekretaris Kota Tarakan – Hamid Amren, sekaligus secara resmi membuka pertemuan kali ini, didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tarakan – Yonsep, yang juga berkesempatan memberikan sambutannya.
Sebagaimana dua forum diskusi sebelumnya, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kota Tarakan – Budi Soenjoto, dan dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi pemerintah, pemantau bencana, Lantamal XIII, Kodim 0907, Polres Tarakan, Lanud Anang Busro Tarakan, BMKG, perwakilan akademisi, perwakilan dunia usaha, media massa, serta perawakilan masyarakat sipil lainnya, guna merumuskan penyusunan dokumen final dari RPB Kota Tarakan.
Dalam FGD III ini dihasilkan beberapa kesepakatan bersama bahwa, “Dalam isu strategis, ada 3 bencana yang menjadi prioritas utama di Kota Tarakan, yaitu tanah longsor, karhutla dan cuaca ekstrim untuk periode aksi tahun 2024-2028”, ungkap Budi. Selain itu ia juga menambahkan dua hal lain yang menjadi resume pada FGD III kali ini, diantaranya :
1. Terkait percepatan penerbitan peta risiko bencana sebagai acuan program dan kegiatan ditingkat instansi/lembaga/kelompok secara Pentahelix. 2. Perlu adanya sinkronisasi terhadap data dukung sebagai bahan kompilasi peran serta tugas dan tanggung jawab penanggulangan bencana sebagai urusan bersama, sesuai amanah UU 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Sebagaimana dua FGD sebelumnya, FGD III ini juga diisi dengan materi dari Universitas Borneo Tarakan, yang membahas tentang “Ringkasan Eksekutif Prioritas Penanggulangan Bencana Kota Tarakan” dan “Finalisasi Pemetaan Kawasan Resiko Bencana Di Kota Tarakan”.










