EQUATOR TV-TARAKAN – Dihadiri PJ Wali Kota Tarakan, Ketua Pakuwaja Kota Tarakan, Ikatan Perempuan Pakuwaja, Pemuda Pakuwaja dan Kesenian Pakuwaja, Perwakilan dari Camat Tarakan Tengah dan Lurah Kampung I/SKIP, Ketua RT 5, serta seluruh keluarga besar Pakuwaja (Paguyupan Keluarga Warga Jawa) Kota Tarakan, gelar buka puasa bersama pada Minggu sore (24/03) di Pendopo Pakuwaja, Kampung Satu, Tarakan.
Kegiatan kali ini, diawali dengan sambutan dari Ketua Umum Pakuwaja Hj.Jamin. “Pakuwaja didirikan tahun 2001 dan sekarang sudah 25 tahun. Alhamdulillah perjalanan Pakuwaja cukup memberikan kontribusi terhadap Pemerintah Kota Tarakan. Dan diberi ruang untuk berbuat mengabdi kepada pemerintah kota Tarakan”, ujar Jamin.
“Pakuwaja saat ini berjumlah 87.960. Dimana pada 2001 hanya 34.000 orang saja. Dan setelah 25 tahun kemudian, Pakuwaja Tarakan Kini telah memiliki Pendopo sendiri”, imbuhnya.
Di acara yang sama, PJ Wali Kota Tarakan – Dr.Bustan, SE, M.Si juga memperkenalkan diri di hadapan warga Pakuwaja yang hadir, sebagai PJ Wali Kota saat ini. “Kami sangat mengapresiasi peran serta Pakuwaja Tarakan dengan jumlah keluarga Pakuwaja yang berjumlah 87.960 dari total jumlah Penduduk Kota Tarakan per Desember 2023 yaitu 249.900 jiwa. Untuk itu kami berharap besar terhadap keluarga Pakuwaja untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Tarakan”.
PJ Walikota juga berjanji untuk menyerap Aspirasi dari seluruh elemen masyarakat termasuk dari Pakuwaja dan ormas-ormas lain, dengan lebih banyak bekerja di luar ruangan dengan porsi 60% diluar ruangan dan 40% didalam ruangan.
Disinggung pula, soal inflasi Kota Tarakan yang termasuk baik, karena masuk dalam 7 terendah di seluruh indonesia di angka 2,05. Namun, masih tingginya angka kemiskinan ekstrim di kota Tarakan di angka 0,55, PJ Wali Kota berharap bersama-sama Pakuwaja dan Kemendagri bisa merubah angka tersebut menjadi angka 0.
Demikian juga persoalan angka stunting, yang juga dinilai cukup tinggi, di beberapa wilayah di kota ini.
PJ Wali Kota juga menyampaikan tentang keprihatinannya terkait masih sangat banyaknya warga Tarakan yang belum memiliki KTP, dan berharap segera mendaftarkan diri karena akan besar dampaknya bagi perkembangan Kota Tarakan kedepannya.
Keberadaan Pakuwaja juga diharapkan bisa membina warganya terutama generasi milenialnya, untuk bisa diberikan sarana dan prasarana kepada mereka, agar bisa menyalurkan kegiatan positifnya dan terhindar dari kegiatan negatif.
Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan Sholat Maghrib berjamaah.










