EQUATOR TV.COM – TARAKAN Usai gelaran apel siaga pada Jumat pagi, PT.Pertamina EP Tarakan Field kembali melanjutkan kegiatan operasi gabungan Drill Emergency atau simulasi kegawatdaruratan di area Pertamina EP Tarakan Field, Kampung Satu, pada Jumat siang (07/02/2024).
Drill Emergency yang dilaksanakan dalam rangka aksi edukasi bagi para petugas serta masyakarat yang tinggal di kawasan Kampung Satu ini, adalah salah satu bentuk latihan kesiapsiagaan bagi masyarakat yang tinggal di area rawan terjadinya kebocoran minyak.
Rangkaian kegiatan Drill Emergency yang digelar sejak siang hingga sore hari ini, juga dihadiri oleh PJ.Wali Kota Tarakan-Dr.Bustan, SE, M.Si, yang juga berkesempatan menyaksikan jalannya simulasi. Simulasi kali ini meliputi kegiatan penanganan keadaan darurat kebakaran di area incoming separator, serta flow line disekitar kelurahan Kampung Satu.
Melalui Cahyo Tri Mulyanto selaku Field Manager PT Pertamina EP Tarakan Field, dalam konferensi persnya di tempat terpisah menyampaikan bahwa, “Dari segi kesigapan petugas yang berada di lokasi simulasi kebocoran minyak, kebakaran dan demo sejak siang hingga sore hari ini tadi, penanganan berhasil dilakukan dengan cepat. Kami bekerjasama dengan steakeholders terkait, yaitu BPBD Tarakan, PMK, termasuk Satpol PP, Dinkes, Dishub, TNI dan Polri”.
Lebih jauh lagi, Cahyo juga menyebutkan, meski kegiatan ini perlu evaluasi lanjutan, seluruh tim dinilai mampu bekerjasama dengan baik dan kompak, sehingga berhasil mengevakuasi korban dan dapat dipastikan tidak menimbulkan cedera, serta mampu mengamankan warga pada saat kegiatan demo berlangsung.
Dalam sesi simulasi akhir, juga diperagakan kegiatan penangaman demo/unjuk rasa dari sekelompok warga yang datang ke area Pertamina Field, dimana tim dinilai berhasil melakukan edukasi serta penindaklanjutan, agar situasi dapat kembali kondusif.










