EQUATOR-TV, MUARA ANCAM Disela-sela kunjungan Dirpolairud Polda Kaltara-Kombespol Bambang Wiriawan, SIK, MH, ke Batu Paso, Desa Muara Ancam, Kecamatan Sekatak Buji, Bulungan, dalam rangka peresmian Pos Pengawasan Muara Ancam, ada sisi lain yang menjadi perhatiannya.
Saat acara syukuran peresmian berlangsung, banyak didapati anak-anak nelayan Muara Ancam berusia kisaran 6 hingga 12 tahun berlarian lalu lalang di kawasan ini, yang seharusnya pada jam-jam efektif seperti pagi hari ini (30/10/2024), mereka ada di sekolah untuk belajar.
Saat kami tanya kepada warga setempat, ternyata anak- anak disini memang banyak yang tidak bersekolah. “Ada sekitar 15 an anak-anak yang ada disini yang tidak bersekolah”, ujar salah seorang warga di Muara Ancam.
Kondisi yang cukup memprihatinkan ini, tentunya menarik perhatian Kombespol Bambang dan jajarannya.
Ditpolairud Polda Kaltara, berencana untuk memfasilitasi dan mengajak para guru/pendidik untuk mau mengajar walaupun hanya beberapa jam saja di kawasan ini secara regular.
“Jadi, jadwalnya nanti tergantung kita, kan ada Pos Polairud yang standby disini. Jadi nanti kalau misalnya ada tim guru yang akan mengajar disini, nanti akan ada tim kami yang akan mengantarkannya,” ujar Kombespol Bambang.
“Kapal Polairud kami nanti yang akan mengantar ke Muara Ancam, nunggu gurunya ngajar, selesai ngajar jam 1 atau jam 2, pulang lagi ke Tarakan”, imbuhnya.
Niatan mulia ini tentunya perlu untuk segera direalisasikan dengan Dinas Pendidikan terkait, yang rencananya akan dikomunikasikan lebih lanjut guna menyelamatkan anak-anak dari para nelayan di kawasan ini agar tetap dapat mengenyam pendidikan di usianya (RK).










