EQUATOR-TV, TARAKAN
Kampung Empat Kecamatan Tarakan Timur, menjadi saksi peluncuran program Ketahanan Pangan Mandiri Berbasis Pekarangan pada pagi ini, yang diadakan di Jalan Kedondong RT 1 pada Selasa pagi (14/01/24).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Pertanian, dan Dinas Sosial Tarakan, Camat, serta perwakilan dari Pertamina Patra Niaga, Tarakan.
Lurah Kampung Empat, Yudhi, S.H., membuka acara dengan menjelaskan pentingnya keberlanjutan program ini, terutama untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat setempat. “Harapan kita kedepan adalah masyarakat Kelurahan Kampung Empat ini bisa memiliki pekarangan yang mampu menghasilkan sayuran dan ikan secara mandiri,” ungkap Yudhi.
Program ini diawali dengan sosialisasi tentang pemeliharaan ikan dan teknik bertani yang melibatkan penggunaan empat greenhouse yang didukung oleh Dinas Pertanian Tarakan. Yudhi menambahkan, “Kami memulai dari dua RT, dan setelah itu bertahap akan meluas ke RT lainnya. Dengan sistem hidroponik yang sederhana, masyarakat dapat lebih mudah mengkonsumsi sayuran organik.”
Selain itu, dalam sambutannya, Yudhi juga berharap agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga aktif dalam mengembangkan kemampuan pemeliharaan dan penanaman mereka. “Jangan sampai setelah diberikan, masyarakat berhenti berkembang. Hasil dari kegiatan ini bisa menambah pendapatan dan ketahanan pangan keluarga,” tegasnya.
Dalam kegiatan ini, juga disampaikan materi-materi oleh Sugeng selaku Ketua Karang Taruna Kampung Empat, yang menjelaskan bahwa program ini telah direncanakan sejak tahun 2021. Diharapkan, dengan adanya program ketahanan pangan mandiri ini, masyarakat dapat lebih mandiri dan berkontribusi pada ketahanan pangan tingkat lokal.
Kegiatan KICK OFF ini menjadi langkah awal yang diharapkan bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap ketahanan pangan dan memanfaatkan pekarangan mereka. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam membangun kemandirian pangan di daerah lainnya (RP).












