.jpg)
EQUATOR-TV.CO, JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengumpulkan para pakar kesehatan ternama pada 23 Juni 2022 mendatang, untuk membahas situasi terkait penyebaran cacar monyet atau monkeypox.
WHO berencana menaikkan status monkeypox ini menjadi darurat kesehatan global, yang artinya tidak lagi boleh disepelekan.
“Kami percaya bahwa monkeypox juga memerlukan beberapa tanggapan terkoordinasi karena penyebaran geografis,” kata Dirjen WHO Tedros Adhanom, seperti dikutip dari NTD News, Kamis 16 Juni 2022.
Nantinya, dalam pertemuan bersama pakar, akan dibahas soal pentingnya mewaspadai monkeypox yang sudah menular di luar Afrika, atau negara-negara non-endemik.
Tedros belum menyatakan bahwa monkeypox ini akan seberbahaya Covid-19, namun para pakar disebutnya harus cepat memberikan pengetahuan agar virus tak menyebar lebih parah.
Direktur kedaruratan WHO untuk Afrika, Ibrahima Soce mengatakan jumlah kasus monkeypox meningkat setiap harinya dan pejabat kesehatan menghadapi banyak kesenjangan dalam hal pengetahuan tentang dinamika penularan, baik di Afrika maupun di luar kawasan tersebut.
“Dengan saran dari komite darurat, kita bisa berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengendalikan situasi. Tetapi itu tidak berarti bahwa kita langsung menuju darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” kata dia.
Sejauh ini lebih dari 1.600 kasus dan hampir 1.500 kasus yang dicurigai telah dilaporkan di 39 negara, meliputi Inggris, Kanada, Italia, Polandia, Spanyol, dan Amerika Serikat. Sementara sebanyak 72 kematian telah dilaporkan.
Disadur dari Req News








